Friday, October 10, 2014

Bagi Perempuan, Orgasme Bisa 'Dimunculkan' dari Pikiran

Susah membuat istri orgasme mungkin dialami hampir setiap pria. Padahal bila istri dan suami mau berkomunikasi, klimaks tentu lebih mudah didapat. Selain itu, pandai-pandailah membayangkan hal-hal berbau kenikmatan seksual.

Menurut sebuah studi terbaru, mimpi basah dan imajinasi tentang kenikmatan seksual saja sudah cukup membantu para wanita untuk mendapatkan orgasme yang diinginkannya.

"Kalau menunggu mood kan tentu susah, tetapi dengan berfantasi seks sebelum atau ketika bercinta ternyata dapat membuat tubuh menjadi bergairah," ungkap peneliti, seksolog Jessica O'Reilly, PhD seperti dikutip dari jurnal Sexologies, Rabu (22/10/2014).

Terbukti ketika para wanita ini tak bisa berpikir erotis selama berhubungan intim, peluang mereka untuk mendapatkan orgasme juga jauh lebih kecil daripada yang bisa melakukannya.

"Kuncinya ya buat tubuh menjadi rileks, misal dengan mandi, berbaring di kasur atau jalan-jalan. Aktivitas semacam ini akan menjernihkan pikiran Anda, sehingga ketika dipakai untuk berpikir mesum jadi lebih mudah," lanjutnya.

Bahkan menurut O'Reilly, para istri tak perlu berpikir atau berfantasi tentang seks itu sendiri. Ia mencontohkan mereka bisa membayangkan sedang digoda suami, atau sebaliknya menggoda suami, dan pikiran apapun yang membuat Anda terangsang.

"Tak butuh waktu lama, Anda akan merasakan adanya keinginan tubuh Anda untuk bercinta," imbuhnya,
O'Reilly menambahkan dari mimpi basah saja, sudah ada 37 persen wanita yang bisa mencapai orgasme, apalagi bila berfantasi mesum.

Lebih lanjut, Dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Universitas Tarumanegara, Jakarta mengatakan bahwa posisi bercinta yang juga bisa memperbesar peluang untuk orgasme sangat bervariasi. Dan hal ini bisa berbeda-beda, tergantung pada masing-masing individu.

"Posisi woman on top adalah salah satu yang dianjurkan karena membuat penis lebih mudah mencapai G-spot, yang letaknya 3-5 cm di bagian atas dinding vagina," kata dr Andri kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Lagipula posisi semacam ini juga menguntungkan bagi si suami karena mereka tidak bisa buru-buru ejakulasi, termasuk mempertahankan ereksinya lebih lama.