Friday, January 11, 2008

Vitamin E, Vitamin Cinta

Gairah seksual pria bisa saja naik turun. Bahkan, meskipun pria tersebut berpenampilan kekar mirip atlet. Banyak yang bilang, makanan berpengaruh pada gairah seksual pria. Benarkah makanan dan fungsi seks saling berkaitan?

Dalam buku 'Super Nutrition for Men', Ann Louise Gittlemen, Ms.CNS, mengatakan bahwa ada ketertarikan yang jelas antara diet dan seksualitas.

Fungsi tubuh termasuk fungsi organ seksual juga dipengaruhi antioksidan. Bahan ini tergolong mudah didapatkan. Vitamin A, C dan E yang termasuk antioksidan (juga berperan sebagai perusak radikal bebas) bisa melindungi dan memperbaiki organ seksual.

Vitamin E bahkan disebut juga vitamin cinta, saat ereksi penis dialiri darah yang mengangkut oksigen. Dalam hal ini fungsi vitamin e adalah penjaga agar darah tetap kaya oksigen sehingga fungsi seksual tetap berjalan dengan baik.

Sayangnya sulit memenuhi kebutuhan vitamin e dari makanan. Tapi bahan ini bisa diperoleh dari konsumsi suplemen sekitar 400 unit internasional setiap hari.

Selain vitamin E, yang tak kalah penting adalah selenium. Hampir separuh selenium tubuh pria diperoleh pada testis.

Sebaiknya mineral ini dikonsumsi 200 mikrogram sehari dan bahan ini mudah dijumpai pada bawang putih dan ikan tuna.

Tiram juga dipercaya sebagai afrodisiak (perangsang gairah) terbaik, karena dalam tiram banyak mengandung seng.

"Mineral ini adalah bahan dasar testosteron yang bisa turun akibat stress, kekurangan seng akan mengakibatkan impotensi dan menurunkan jumlah sperma," ungkap Gittlemen.

Gittlemen juga menyarankan untuk mengkonsumsi 50 miligram seng tiap hari. Selain tiram, daging dan telur juga kaya mineral ini.

No comments: