Wednesday, October 10, 2012

Hindari Makanan Ini untuk Kulit Indah

Anda mungkin pernah mendengar paham: kita dibentuk oleh makanan yang kita makan. Ketika bicara tentang kondisi kulit, kualitas kulit merupakan cerminan dari pola makan yang dimiliki.

Berikut adalah makanan yang jika diasup terlalu sering bisa mengurangi keindahan kulit.

1. Makanan yang diproses

Selama pemrosesan, enzim-enzim hidup dan nutrisi dalam makanan akan berkurang bahkan hilang. Karena itu, jika ingin kulit tampak cerah, makanlah hanya bahan makanan berkualitas. Makanan yang mengandung air tinggi, terutama sayur dan buah, akan membantu melembabkan kulit, mengatur produksi minyak, dan membantu detoksifikasi.

2. Daging
Bila memungkinkan, belilah daging organik. Beberapa jenis daging hewan ternak diketahui diberi tambahan hormon dalam makanannya, bahkan antibiotik supaya mereka tidak gampang sakit. Jika kita mengonsumsi dagingnya, maka komponen tambahan dalam pakan tenak itu bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang bisa memicu jerawat dan inflamasi.

3. Gorengan

Jika minyak dipanaskan dalam suhu tinggi, maka minyak dan lemak akan teroksidasi dan akan masuk lewat makanan ke tubuh kita. Minyak yang dipakai berulang kali untuk memasak juga tidak disarankan karena lemaknya sangat kental dan sulit didetoks tubuh. Selain berakibat buruk bagi pembuluh darah, kebiasaan mengonsumsi makanan yang digoreng juga akan membuat kolagen dan elastin lambat diproduksi sehingga kulit tampak kendur dan kusam.

4. Gula berlebihan
Gula akan melemahkan sistem imun sehingga tubuh tidak mampu melawan bakteri dengan maksimal, termasuk bakteri penyebab jerawat. Di dalam tubuh, gula bersifat asam sehingga lebih banyak bakteri merugikan yang hidup. Ini berarti lebih banyak toksin dan membuat kulit lebih kusam. Selain itu, makanan yang mengandung gula tinggi juga menyebabkan kadar gula darah cepat naik sehingga kadar insulin banyak beredar dalam darah. Studi terbaru menunjukkan hal tersebut juga akan memicu jerawat.

5. Kafein berlebih
Penelitian menunjukkan, konsumsi 2-3 cangkir minuman berkafein setiap hari akan memicu respons adrenocortical pituitary yang akan meningkatkan level kortisol dalam tubuh. Kelebihan hormon kortisol (dikenal sebagai hormon stres) terbukti mempercepat proses penuaan dan merusak kulit. Kopi juga bersifat diuretik dan membuat tubuh dehidrasi sehingga penampilan kulit pun jadi terganggu.

Friday, October 05, 2012

Melatih Sistem Imun Melawan Influenza

Influenza adalah infeksi pada sistem pernapasan atas yang bisa menyebabkan berbagai gejala mulai dari batuk kering, sakit tenggorokan, mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

Penyakit influenza sangat mudah menular karena sel virusnya ada di udara. Meski istirahat dan cukup cairan adalah terapi terbaik untuk penyakit ini, pencegahan tetap yang terbaik. Melatih kekebalan tubuh akan membantu tubuh melawan virus influenza.

Langkah 1: Tambahkan potongan bawang putih segar ke dalam sup. Penelitian mengungkapkan bawang putih akan meningkatkan sistem imun, selain itu kandungan allicin dalam bawang putih mengandung komponen antivirus.

Langkah 2: Konsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti kiwi, stroberi, orange, nenas, atau grapefruit. Vitamin C akan meningkatkan fungsi sistem imun dan melindungi tubuh dalam melawan infeksi. Vitamin ini juga memberi perlindungan dari kerusakan radikal bebas.

Langkah 3: Bila Anda rutin mengonsumsi suplemen, cobalah pilih yang mengandung ginkgo biloba. Herbal yang berasal dari Cina ini diketahui meningkatkan sirkulasi tubuh. Sirkulasi yang lancar akan membantu pengantaran vitamin dan mineral yang diperlukan.

Langkah 4: Lindungi tubuh dari serangan virus dengan mengonsumsi tiram. Kandungan mineral zinc dalam makanan laut yang identik dengan afrodisiak ini juga memiliki efek antivirus.

Langkah 5: Selalu ingat nasihat ibu untuk rajin makan sayuran. Salah satu sayuran yang direkomendasikan untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah bayam. Kandungan folatnya akan memicu produksi sel-sel baru dan memperbaiki DNA. Sayuran hijau ini juga kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Jangan masak bayam terlalu matang untuk mendapatkan manfaat optimal.

Thursday, September 27, 2012

Keperawanan, Ternyata Tak Sama

SAAT seorang gadis kehilangan “Cherry,” dia tidak lagi perawan. Selama berabad-abad, keperawanan sering diistilahkan sebagai “Cherry pie” atau pastel ceri. Usai menikah, di malam pertama seorang wanita akan mengalami “Cherry ripe” atau pemerkosaan ceri dan si pria akan merampas cerinya. “Popped her cherry” istilahnya. Bagaimana bisa nama buah menjadi simbol pecahnya selaput dara (hymen)?
Dua istilah
Cherry: dari bahasa Latin ceresia, nama kuno dari sebuah kota bernama Cerasus, di Laut Mati, yang masyur dengan pohon cerinya, buahnya berwarna merah agak gelap dan manis.
Selaput dara (hymen); berhubungan dengan pernikahan dalam istilah Yunani. Dengan huruf h kecil, sebuah lagu perkawinana atau puisi dari Yunani berjudul hymen, memiliki arti “sebuah membran/selaput” dan lewat Indo-Eropa disebut syumen. Istilah ini terkait dengan kata “seam” atau lapisan.
Buah ceri berwarna merah darah, dengan kulit tipis yang agak kuat. Saat kulitnya pecah, bagian dalamnya yang lunak akan keluar beserta biji-bijinya. Ceri yang dibuat jus mirip dengan darah. Karenanya bila terkena kertas atau kain putih, nodanya mirip darah yang menempel. Cerita ini adalah salah satu teori kuno yang hendak Menceritakan kenapa selaput darah dikaitkan dengan buah ceri.
Keperawanan, Syarat Dalam Pernikahan; Dari Jaman Antik Sampai Abad Ke-20
Istilah virgin berasal dari bahasa Latin virgo atau gadis, perawan. Istilah ini juga punya kaitan erat dengan istilah virga, yang artinya baru, ranting muda atau cabang yang tidak berbentuk.
Keperawanan, istilah ini terdengar begitu terus terang, vulgar. Bila seseorang bertanya atau menyebut “Anda perawan atau tidak” tentu pernyataan atau pertanyaan itu akan mengganggu Anda. Namun, lupakan saja soal ini.
Mari kita lihat beberapa pandangan soal keperawanan. Di beberapa belahan dunia lain, konsep keperawanan memiliki arti masing-masing.
* Ada kebudayaan yang menganggap, seorang wanita yang belum menikah tetap lah perawan meski dia adalah seorang pelacur. Hanya lewat pernikahan sajalah dia kehilangan keperawanan. Meski selama bertahun-tahun seorang perempuan menjadi pelacur, saat menikah dia diperlakukan sebagai perawan, berpakaian putih, dan menampilkan dirinya di hadapan suaminya dengan begitu lugu dan murni. Dialah yang akan mencuri keperawanannya.
* Di bagian dunia lain, seorang wanita yang sudah menikah tanpa anak adalah seorang perawan. Keperawanan hilang hanya saat anak pertamanya lahir lewat saluran vagina. Keperawanan tidak hilang karena hubungan seks melainkan dengan menjadi ibu. Jadi setiap wanita tidak beranak, meski sering berhubungan seks, tetaplah perawan.
* Diantara orang-orang yang takut dengan mitos darah pada malam pertama, darah memiliki cerita panjang yang cukup negatif konotasinya. Seorang laki-laki akan menikahi seorang perempuan hanya setelah selaput daranya pecah lewat hubungan seks dengan seorang asing yang tugasnya memang demikian. Pekerjaan orang asing ini dianggap sulit, dan laki-laki yang melakukannya akan dianggap pemberani karena dia menerima bahaya berulangkali saat melakukan kontak dengan darah.
* Seorang wanita yang diperawani oleh seorang walinya membuktikan pada suaminya bahwa dia lebih murni dan lebih perawan daripada sebelumnya. Karenanya melakukan hubungan seks dengannya tidaklah membahayakan.
* Seorang wanita di kalangan dunia barat akan tetap dianggap perawan sampai dia melakukan hubungan seksual,oral ataupun anal dengan pria. Dan hal itu masih kita pegang sampai sekarang. Bahkan juga di dunia timur.
Jika definisi keperawanan kedengarannya membingungkan dan absurd bagi kita dengan cerita ini, maka istilah yang kita gunakan untuk menamai keperawanan akan mengundang senyum masam. Kita mungkin akan bertanya dalam hati, apa artinya mempertanyakan keperawanan seorang wanita.
Dalam sebuah poling menyebutkan bahwa56 persen anak-anak gadis usia sekolah menengah di Amerika sudah melakukan hubungan seksual. Bahkan lebih dari itu, banyak pasangan yang sudah hidup serumah sebelum pernikahan resmi dijalankan.
Namun demikian, tetap saja banyak pasangan yang menginginkan perkawinan monogami, meski keperawanan bukan lagi sesuatu yang mutlak harus dipertahankan. Satu hal yang pantas diingat adalah, selama berabad-abad konsep keperawanan sebagai sebuah idealisme kemurnian wanita memiliki perbedaan antara satu tempat dengan lainnya. Lalu apa artinya perawan? Silakan pikir dan renungkan sendiri!