Saturday, September 17, 2011

Sosis Tingkatkan Risiko Kanker Pankreas?

Kembalilah kepada konsumsi makanan alami karena kebiasaan mengasup daging yang sudah diproses seperti sosis akan meningkatkan risiko kanker pankreas. Demikian disampaikan para pakar. Kendati risikonya kanker terbilang kecil namun mengurangi konsumsi daging yang diproses dari menu makanan adalah sebuah langkah sehat.

Berdasarkan analisa terhadap tujuh penelitian yang sudah dipublikasikan, para peneliti di Swedia menemukan peningkatan risiko kanker pankreas sampai 19 persen pada mereka yang mengonsumsi 4 ons daging yang diproses setiap hari.

"Dalam hidup, risiko seseorang terkena kanker pankreas adalah 1,4 persen. Jika kita terbiasa mengonsumsi daging yang diproses seperti sosis atau bacon, risikonya naik menjadi 1,7 persen," kata Dr.Richard Besser.

Menurut data The National Cancer Institute, kanker pankreas diderita 1 dari 65 orang di Amerika. Sebenarnya jika dideteksi dini peluang harapan hidup pasien tinggi, namun kanker ini sulit dideteksi pada stadium awal. Di stadium lanjut, usia harapan hidup pasien dalam 5 tahun hanyalah 5,5 persen.

Seperti halnya jenis kanker lainnya, penyebab pasti kanker pankreas masih belum jelas. Namun kanker ini banyak ditemukan pada mereka yang merokok, menderita diabetes atau obesitas. Faktor lain yang terus digali adalah kebiasaan mengonsumsi daging yang diproses.

Menurut Besser, daging yang diproses juga dikaitkan dengan kanker kolon dan saluran kemih. Daging yang diproses diketahui mengandung garam dan lemak yang tinggi sehingga bisa mengundang gangguan kesehatan lainnya.

Kaitannya dengan kanker, para pakar curiga pada nitrit, bahan kimia pengawet yang dipecah di perut dan terbawa ke pankreas melalui peredaran darah. "Untuk amannya, Anda bisa mencari produk yang tidak mengandung nitrit," kata Besser.

The American Meat Institute Foundation (AMIF) sendiri mengatakan daging merah dan juga daging yang diproses merupakan bagian dari diet seimbang yang sehat. Merekea berpendapat satu studi kecil tidak bisa dipakai sebagai dasar kesimpulan.

"Agar tetap sehat, yang harus diperhatikan adalah pola makan yang seimbang, berat badan ideal, serta gaya hidup yang sehat," kata James Hodges, presiden AMIF.

Sunday, September 11, 2011

Agar Orgasme Beberapa Kali

TANYA :

Prof, saya pernah mendengar dan memeroleh informasi bahwa seorang wanita dapat mengalami orgasme lebih dari sekali saat berhubungan intim. Apakah benar demikian? Bagaimana cara agar perempuan bisa mengalami multiorgasme? Apakah ada cara atau teknik tertentu yang harus dilakukan oleh saya atau suami, dan apakah karena hormon seksual perempuan saat itu lebih tinggi? Terus terang selama 10 tahun menikah, saya blum pernah merasakan orgasme lebih dari sekali saat berhubungan intim. Mohon petunjuknya dok. Terimakasih.

(Widya, 32, Malang)

JAWAB :

Benar, perempuan dapat mencapai orgasme beberapa kali dalam satu kali hubungan seksual. Ini dapat dialami bila perempuan itu tetap menerima rangsangan yang efektif seperti ketika mencapai orgasme yang pertama.

Tetapi ternyata tidak semua perempuan dapat tetap menerima rangsangan yang efektif setelah mencapai orgasme yang pertama. Penyebabnya, karena pasangannya sudah tidak mampu lagi melanjutkan hubungan seksualnya karena telah kehilangan ereksinya setelah mencapai orgasme dan ejakulasi.

Kalau Anda ingin merasakan orgasme beberapa kali, maka suami harus mampu mengendalikan agar tidak cepat orgasme dan ejakulasi. Dengan demikian, hubungan seksual dapat tetap dilakukan walaupun Anda sudah mencapai orgasme yang pertama.

Wednesday, September 07, 2011

Yang Membuat Perempuan Bergairah

Membuat perempuan senang atau bergairah tidak melulu berkaitan dengan romantisme, seperti memberi bunga di hari kasih sayang atau mengajak makan malam di bawah temaram cahaya lilin. Gairah yangdirasakan perempuan bahkan bisa muncul hanya dari hal-hal kecil yang dilakukan pasangan. Tindakan kecil namun penuh makria itulah yang kemudian membuat pasangan terlihat seksi dan akhirnya menjadikan perempuan bergairah.

Tak sedikit pria merasa, yang bisa dilakukan agar pasangan senang atau bahkan bergairah adalah dengan memberi bunga, mengajak makan di restoran mewah, atau membelikan lingerie. Well, faktanya tidak demikian. Ritual sehari-hari, bahkan yang mungkin terlihat remeh, seperti membantu mencuci piring di dapur, membuat teh, atau memasak, bisa membuat pria terlihat lebih seksi, sehingga menjadikan perempuan semakin bergairah.
Kelihatan sepele, tetapi itulah yang terjadi.

"Sikap peduli pasangan sebenarnya sudah membuat perempuan merasa benar-benar senang, " ujar Sharon Gilchrest O'Neill, EdS, LMFr,, terapis pasangan dari New York, Amerika Serikat.

Begitu juga ketika pasangan dapat diandalkan. Menjadi bentuk perhatian istimewa bagi perempuan. "Intinya sih, gerak-gerik sederhana yang dilakukan sehari-hari dan penuh cintalah yang akan membuat sebuah hubungan dapat bertahan," imbuh penulis buku A Short Guide to a Happy Marriage ini seperti dikutip WebMD.

Sayangnya, tak semua pria menyadari pentingnya hal-hal tersebut hingga tiba saatnya untuk bermesraan di dalam kamar tidur. Padahal, lanjut Sharon, agar terhubung secara fisik, penuh romansa, pria juga memerlukan hubungan emosional yang dapat dibentuk dari perhatian sederhana itu.

Lori Bizzoco, penulis di Brooklyn, NY, mengatakan suaminya tidak hanya membantu mencuci di rumahnya, tetapi juga ikut mengerjakan tugas rumah tangga dan mengasuh putri mereka yang berusia 2 tahun. Namun, yang sangat dihargai adalah saat ia tiba di rumah usai berbelanja, sang suami selalu keluar dari rumah dan membantu mengeluarkan belanjaan karena is tahu, dirinya mengalami masalah dengan punggungnya.

"Yang membuatnya spesial, ia tidak pernah mengeluh. la hanya meyakini hal-hal ini adalah yang sebaiknya dilakukan oleh para suami. Hal itu, bagi saya benar-benar menggairahkan," kata Lori.

Lain lagi dengan Beverly Solomon asal Texas, yang menikah dengan artis dan perancang Pablo Solomon selama 35 tahun, "Ada banyak alasan yang membuat cinta kami bertahan. Satu hal yang sangat sukai adalah Pablo selalu membawa cangkir kopi pertama setiap paginya," tuturnya.

Diungkapkan, setiap hari Pablo bangun lebih pagi daripada dirinya. Setelah itu is langsung membuat kopi. Ketika melihat lampu tidur istrinya menyala, Pablo akan segera membawakan kopi untuknya.

"Kami biasanya minum kopi bersama di teras rumah sambil menanti matahari terbit di peternakan. Setelah itu kami terbiasa saling mengucapkan terima kasih dan merencanakan hari itu," ujar Beverly.

Teresa Joyce, seorang desainer produk di Austin, Texas, memuja bagaimana suaminya membawa pulang permen beberapa kali setiap minggu. Suaminya bukanlah tipe penggemar makanan manis, tetapi ia tahu seberapa besar istrinya tergila-gila dengan cokelat.

Jadi, saat pulang kerja, is berhenti di mesin makanan untuk membeli cokelat. "Setelah 20 tahun menikah, Anda memang tidak menjadi sentimentil lagi. Kami pun tidak terlalu banyak berbicara sepanjang hari. Jadi begitulah yang saya tahu kalau is memikirkan tentang saya," kata Teresa.

Sementara itu, seorang profesor psikologi di University of Missouri, Berit Brogaard, sangat senang bila pasangan sebelumnya mengatakan "maafkan saya" saat is benar-benar melakukan kesalahan.

Bagi Berit, permintaan maaf sederhana saat dibutuhkan, menunjukkan respek terdalam bagi orang tersebut. "Ketika Anda bersama seseorang yang secara emosional jujur dan penuh perhatian, saya tidak lagi peduli dengan cucian piring atau siapa melakukan apa. Dan bagi saya, itu benar-benar membangkitkan gairah," ujarnya.

Melihat pasangan bercanda dengan anak, menggendong, memandikan, maupun mengganti popok membuat para pria terlihat seksi. Begitu juga pria yang sedang bermain dengan binatang peliharaan, bagi beberapa perempuan terlihat menarik.

Semua hal yang dilakukan oleh para pasangan perempuan ini membangkitkan gairah mereka dengan cara berbeda-beda. Bukan hanya gairah saja yang dibangkitkan atau kembali dinyalakan, namun juga memperkuat hubungan antarpasangan.

"Apa yang saya lihat selama bertahan-tahun menunjukkan bahwa hal-hal kecil, ketika seseorang diperhatikan, menjadi sesuatu yang sangat berharga. Ini adalah kebutuhan terus-menerus yang diharapkan dapat dilakukan sepanjang masa," tambah O'Neill.

Hanya saja, lanjut O'Neill, hal kecil yang membuat seorang perempuan bergairah bisa tidak cocok bagi perempuan lain. Malah sebaliknya, mematikan perasaan gairah tersebut. "Hal ini sangat pribadi. Saya sangat suka saat suami berkata, 'Yuk, kita jalan bersama di akhir minggu.' Ini jauh lebih baik ketimbang membawa bunga ke rumah," katanya.