Monday, January 26, 2009

Kebanyakan Kopi Bikin Halusinasi?

Coba perhatikan, kalau ada kawan atau saudara yang mengaku melihat hantu atau mendengar sesuatu yang berbau mistis tanyakan apakah ia pecandu kopi atau bukan. Menurut penelitian di Inggris, orang yang terlalu banyak minum kopi cenderung lebih mudah mengalami efek halusinasi.

Tim peneliti dari Universitas Dunham menyimpulkan, orang yang minum lebih dari tujuh cangkir kopi instan sehari cenderung tiga kali lipat lebih mudah mengalami halusinasi daripada orang yang hanya minum satu cangkir kopi sehari. Kesimpulan tersebut diambil setelah mereka menyurvei 200 mahasiswa mengenai kebiasaan mengonsumsi kopi dan pengalamannya melihat hal-hal mistis.

"Ini merupakan langkah awal untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan halusinasi secara lebih luas," ujar Simon Jones, yang memimpin penelitian tersebut. Ia mengatakan pada penelitian-penelitian sebelumnya, diketahui bahwa tekanan, seperti trauma masa kecil, berhubungan dengan halusinasi.

Menurut James, hubungan antara kopi dan halusinasi mungkin terkait dengan hormon kortisol. Halusinasi sendiri timbul saat tubuh terlalu banyak memproduksi hormon kortisol. Hormon tersebut dihasilkan saat seseorang mengalami stres. Konsumsi kafein juga memicu produksi hormon tersebut.

Meski demikian, James menekankan bahwa hubungan tersebut bukan sebab akibat. Kalaupun kafein memicu halusinasi, pengaruhnya mungkin tak sebesar faktor psikologis lainnya. Selain itu, bukan hanya kopi yang berpengaruh, melainkan juga teh, kopi, dan minuman yang mengandung kadar kafein tinggi. Penelitian langsung dan percobaan dibutuhkan untuk mengukur hubungan kafein dengan efek halusinasi.

Sunday, December 28, 2008

Blueberi Si Penguat Memori

MENGONSUMSI blueberi ternyata bermanfaat bagi otak yang rada lemot (lemah otak) alias mudah lupa, pikun atau terserang Alzheimer. Para peneliti dari Universitas Reading mengklaim, konsumsi blueberi secara teratur menghasilkan perubahan berarti pada otak, yakni meningkatnya daya ingat.

Makanan, yang dikenal kaya flavonoid ini secara historis diyakini mampu bertindak sebagai antioksidan. Penelitian bahkan menunjukkan zat aktif ini dapat mengaktifkan bagian otak yang berfungsi mengontrol pembelajaran dan memori.

Dr. Jeremy Spencer, dari Departemen Biosains Makanan di Universitas Reading mengatakan,"Ilmuwan telah lama mengetahui potensi dan manfaat makanan ini untuk kesehatan."

"Penelitian kami menyediakan bukti ilmiah menunjukkan bahwa blueberi merupakan makanan yang bagus dan terbukti berpotensi meningkatkan kapasitas memori."

Jeremy menyebutkan bahwa temuan yang dipublikasi di Free RAdical Biology dan Medicine Journal ini akan dilanjutkan ke tingkat berikutnya untuk meneliti efek flavonoid secara individu pada mereka yang mengalami lemah memori dan kemungkinan menderita Alzheimer.

Serba Alami untuk Pertolongan Pertama

Untuk mengatasi masalah kesehatan, obat kimia tak harus selalu menjadi pilihan utama. Berikut adalah beberapa bahan alami yang dapat dipertimbangkan sebagai upaya pertolongan pertama mengatasi sejumlah gangguan kesehatan.

1. Nyeri otot atau persendian
Coba: Jahe
Jahe mengandung gingerol yang bersifat antioksidan atau pelindung tubuh dari radikal bebas dan menekan produksi senyawa penyebab pembengkakan. Studi di Odense University, Denmark membuktikan bahwa 75 persen pasien artritis dan nyeri otot mengalami perbaikan dari nyeri dan pembengkakan setelah mendapat asupan jahe.
Dosis: sepertiga sendok teh jahe bubuk atau satu sendok teh jahe segar dalam minuman atau makanan tiga kali sehari.

2. Migrain
Coba: Ikan laut dalam
Peneliti dari Brown University, AS, mendapatkan bahwa ikan laut dalam kaya akan asam lemak omega 3 yang menghambat produksi prostaglandin dalam tubuh. Prostaglandin adalah hormon seperti zat kimia yang terkait dengan serangan migrain.

3. Napas bau
Coba: Teh hitam
Studi dari University of Illinois, AS, menemukan bahwa senyawa polifenol dalam teh hitam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

4. Tekanan darah tinggi
Coba: Seledri
Seledri mengandung 3-n-butyl phthalide, komponen yang tak hanya memberi rasa dan bau khusus pada seledri, tetapi juga mengurangi tekanan darah tinggi. Para peneliti dari University of Chicago, AS, membuktikan bahwa makan seledri setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sampai 12 persen.
Dosis: empat batang seledri setiap hari untuk mendapatkan efeknya.

5. Kekebalan tubuh rendah
Coba: Ginseng
Ginseng dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghalau demam dan flu. Para peneliti dari University of Milan, Italia, memberi 100 mg tablet ginseng pada sekelompok orang sebelum memberi suntikan antiflu. Hanya 15 persen orang yang kena flu.