Wednesday, July 16, 2008

Lulur, dari Kopi Sampai Lumpur Laut Mati

MERAWAT kebugaran dan kecantikan tubuh kini telah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle) masyarakat modern. Di kota-kota besar, klinik-klinik perawatan tubuh dan spa banyak bermunculan. Tak hanya kaum hawa yang berminat, tetapi juga para pria.

Meski memiliki kelebihan tersendiri, perawatan tubuh di klinik atau spa sebenarnya bukan sesuatu yang mutlak. Karena spa dapat dilakukan di rumah. Di rumah, kita bisa melakukan hal sederhana, namun untuk menyempunakannya, klinik dan spa dapat diandalkan.

Namun begitu, memilih jenis perawatan tubuh tentu perlu teliti dan bijaksana, karena akan mempengaruhi efektivitasnya. Selain itu, perlu diperhatikan efek samping yang mungkin timbul akibat perawatan yang tidak tepat.

Demi keamanan dan kenyamanan, tak heran bila banyak klinik atau spa menawarkan program perawatan tubuh dengan menggunakan ramuan-ramuan natural mulai dari bahan rempah, herbal hingga lumpur sekalipun. Bahan-bahan ini ini biasanya dikombinasikan dalam paket perawatan tubuh mulai dari aromaterapi, facial, scrubbing (luluran), body wrap hingga berendam di kolam.

¨Bahan-bahan ini biasanya banyak digunakan untuk luluran dengan tujuan menghancurkan toksin di bawah kulit, memperlancar sirkulasi darah serta mengaktifkan kembali metabolisme tubuh. Untuk memaksimalkannya luluran biasanya dikombinasi dengan pijat atau massage,¨ ungkap salah seorang terapis dari Air Cantee Spa, Jakarta.

Lumpur laut
Salah satu perawatan yang terbilang sangat istimewa adalah menggunakan media lumpur sebagai bahan lulur. Lumpur yang diambil dari Laut Mati ini dipercaya efektif sebagai langkah awal program pelangsingan tubuh.

¨Lumpur yang diimpor ini kaya akan mineral yang berasal dari tumbuh-tumbuhan laut. Lumpur ini bisa diaplikasikan pada semua jenis kulit, termasuk bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, karena sangat aman tanpa bahan pengawet yang dapat menimbulkan iritasi. Dipadu dengan teknik-teknik pijatan yang akan membuat rileks dan bahan-bahan scubbing yang mengandung ramuan herbal mampu mengangkat sel kulit mati, sehingga menjadikan kulit lebih sehat dan halus,¨ terangnya.

Ramuan lain yang banyak digunakan untuk bahan luluran ini di antaranya campuran beragam rempah seperti jahe, cengkeh dan kayu manis. Selain itu, ada pula lulur menggunakan kopi, cokelat, teh hijau atau campuran herbal.

¨Rempah dan teh hijau biasanya dicampur dengan tepung beras sebelum digunakan sebagai lulur, sedangkan kopi dicampur dengan adas (semacam jinten),¨ terang sang terapis.

Manfaat masing-masing media lulur ini beragam. Kopi misalnya diyakini dapat digunakan untuk pembuangan racun (detoksifikasi), sedangkan teh hijau berfungsi sebagai antioksidan. Sedangkan rempah bisa memberi banyak manfaat mulai dari menghangatkan hingga memperbaiki metabolisme tubuh,¨ paparnya.

Untuk memaksimalkan setiap program perawatan melalui pijat dan lulur ini, para terapis di Spa ini juga menggunakan semacam metode penyembuhan dengan transfer energi yang disebut Pohon Hayyu. ¨Ini semacam transfer energi positif dari para terapis supaya klien rileks. Terapis fokus pada energi supaya pemijatan tepat pada titik sasaran sehingga memberi efek penyembuhan, ¨ tandasnya.

Tuesday, July 15, 2008

Minyak Esensial Seimbangkan Pikiran

MINYAK esensial lazim digunakan sebagai terapi aroma. Ada banyak cara untuk menikmati khasiatnya. Selain lewat pemijatan atau sekadar pengharum ruangan, juga bisa dengan dipakai berendam, sebagai kompres, semprot, dan sebagainya.

Dalam buku The Encyclopedia of Complementary Medicine, The Complete Family Guide to Alternative Health Care disebutkan bahwa minyak esensial merupakan zat serbaguna. Molekul yang dilepaskan ke udara adalah sebagai uap air. Ketika uap air yang mengandung komponen kimia tersebut dihirup, akan diserap tubuh melalui hidung dan paru-paru yang kemudian masuk ke aliran darah.

Bersamaan saat dihirup itu, uap air akan berjalan dengan segera ke sistem limbik otak yang bertanggung jawab dalam sistem integrasi dan ekspresi perasaan, belajar, ingatan, emosi, serta rangsangan fisik. Kala digunakan sebagai aplikasi di luar tubuh, minyak esensial bermanfaat dalam menyeimbangkan kondisi kulit, seperti juga otot dan organ bagian dalam.

Yang perlu diingat, minyak esensial tidak bersifat menyembuhkan seperti layaknya obat-obat kedokteran, tetapi dapat merangsang proses penyembuhan alami tubuh, menaikkan keseimbangan dan keselarasan dari energi yang tak kentara pada pikiran dan tubuh. Terapi aroma menawarkan hasil terbaik bila digunakan secara konsisten dan disertai dengan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Campur Pelarut
Minyak esensial biasanya dilarutkan dengan zat pelarut seperti minyak sayur, lotion, atau yang lainnya. Untuk memijat, minyak esensial sebaiknya dicampur dengan minyak pelarut berkualitas tinggi. Banyak minyak yang cocok digunakan sebagai minyak pelarut.

Minyak almond berperan sebagai minyak pelarut yang ideal karena ringan, tidak berbau, dan baik. Saat diaplikasikan pada kulit, minyak akan diserap dan dibawa ke jaringan otot, sendi, dan organ tubuh lainnya.

Minyak esensial adalah konsentrat yang umumnya merupakan hasil penyulingan dari bunga, buah, semak-semak, dan pohon. Sayangnya, untuk mendapat sedikit minyak esensial diperlukan bahan yang cukup banyak.

Denis Rowley dalam buku Aromatherapy, Recipes and Remedies to Enhance Your Life menyebutkan bahwa diperlukan 60 ribu daun bunga mawar agar memperoleh 30 ml minyak bunga mawar. Lalu, untuk menghasilkan 3 kg minyak lavender diperlukan 100 kg lavender!

Minyak esensial sangat efektif dan bermanfaat saat dihirup atau digunakan pada bagian luar. Indra penciuman berhubungan dekat dengan emosi manusia. Saat aroma dari minyak esensial dihirup, tubuh akan memberikan respon psikologis.

Penggunaan minyak esensial tidak boleh terlalu banyak. Dosis yang terlalu besar dari minyak esensial bisa bersifat racun. Untuk itu, dosisnya harus sesuai dengan panduan. Contohnya, bila pada resep diminta hanya tiga tetes minyak esensial, jangan berpikiran kalau ditambahkan hingga enam tetes akan mendapat manfaat dua kali lipatnya.

Perlu diingat bahwa minyak esensial yang digunakan mesti 100 persen asli, bukan aroma wangi-wangian atau esens. Beli minyak esensial dari produsen maupun merek yang terpercaya. Jangan takut bertanya bila ingin memastikan minyak yang diinginkan.

Untuk Keperluan Sehari-hari
Penggunaan minyak esensial tak selalu untuk pemijatan atau merendam tubuh. Ada beberapa cara menggunakan minyak esensial yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang disebutkan Denis Rowley dalam buku Aromatherapy, Recipes and Remedies to Enhance Your Life.

Bathtub. Isi bathtub dengan air hangat. Tambahkan 4-6 tetes minyak esensial dan aduk-aduk guna melarutkan minyak tersebut. Rendam tubuh sedikitnya selama 10 menit.

Rendam kaki. Tambahkan 4-6 tetes minyak esensial dalam mangkuk besar berisi air hangat. Masukkan kaki dalam air tersebut selama 15 menit.

Mandi dengan pancuran. Tempatkan 4 tetes minyak esensial pada gelas kosong berukuran 100 ml. Saat berada di bawah air pancuran, isi botol dengan air hangat dan gosok campuran tersebut pada kulit. Pilihan lain, tambahkan 4 tetes minyak esensial pada spons dan gosok di kulit saat berada di bawah air pancuran.

Kompres. Tambahkan 3-6 tetes minyak esensial pada setengah liter air. Masukkan handuk kecil pada air tersebut dan peras. Lalu, letakkan handuk tersebut pada wilayah yang diinginkan. Bisa juga untuk mengompres wajah dengan menambahkan 2 tetes minyak esensial pada satu mangkuk air hangat. Masukkan kain atau handuk kecil pada air larutan dan peras. Letakkan pada wajah selama beberapa menit. Ulangi cara tersebut selama tiga kali.

Hirup. Isi sebuah mangkuk dengan air hangat. Tambahkan 3-6 tetes minyak esensial. Dengan posisi kepala berada di atas mangkuk, tutup kepala dengan handuk. Secara perlahan, hirup aroma yang keluar dari mangkuk tersebut.

Pijat. Campur minyak esensial yang telah dipilih dengan minyak pembawa. Campuran yang biasa adalah 5 tetes minyak esensial untuk setiap 10 ml minyak pembawa.

Parfum. Campur 2-3 tetes minyak esensial yang berbeda dengan minyak jojoba untuk menciptakan parfum buatan sendiri.

Lilin. Nyalakan lilin dan tunggu hingga mulai meleleh. Tambahkan 1-2 tetes minyak esensial pada lilin hangat. Karena mudah terbakar, sebaiknya jangan sampai terkena api.

Lampu neon. Teteskan 1-2 minyak esensial pada lampu neon sebelum dinyalakan. Karena mudah terbakar, jangan meneteskan minyak esensial saat lampu sudah menyala.

Sapu tangan. Cipratkan satu tetes minyak esensial pada tisu atau sapu tangan. Hirup kala diperlukan.

Spray. Isi botol spray kosong yang bersih dengan air dari sumber mata air. Tambahkan 3-4 tetes minyak esensial. Semprotkan campuran tersebut untuk mengharumkan ruangan, memelihara kesegaran wajah dan tubuh.

Pembakar terapi. Gunakan alat pembakar terapi untuk terapi aroma. Isi mangkuk dengan air dan nyalakan lilin di bawah mangkuk tersebut. Tambahkan 6 tetes minyak esensial dama air tersebut.

Pengharum ruangan. Tambahkan 6 tetes minyak esensial pada mangkuk kecil berisi air hangat. Letakkan mangkuk di meja atau sudut ruangan. Biarkan aroma wanginya menyebar ke seluruh ruangan.

Monday, July 14, 2008

Senam Mata, Bikin Awet Muda

SELAIN melatih lengan, kaki, perut, dan dada untuk kebugaran fisik, mata juga ternyata dapat dilatih demi kebaikan indera penglihatan. Memang tak semua pakar sepakat bahwa olahraga mata (eye-robics) dapat membantu mempertahankan penglihatan. Akan tetapi, makin banyak spesialis terapi penglihatan percaya senam mata setiap hari dapat membuat mata Anda awet muda.

"Logika di balik terapi penglihatan ini adalah bila Anda dapat merusak sistem penglihatan karena kebiasaan mengerjakan sesuatu dalam jarak dekat, berarti Anda dapat memulihkannya," kata Steven Ritter, O.D., dari State University of New York College of Optometri di New York City.

Spesialis terapi penglihatan atau vision therapist dapat meresepkan sampai sekitar 280 macam latihan. Tak satu pun dapat mengatasi masalah penglihatan semua orang. Akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mencoba beberapa di antaranya.

1.Membaca koran dari jauh.
Apabila pekerjaan mengharuskan Anda duduk di depan komputer selama berjam-jam, cobalah yang berikut ini: Tempelkan satu halaman koran pada dinding yang kurang lebih berjarak 2,5 meter dari tempat Anda biasa duduk. Hentikan pekerjaan Anda setiap sekitar sepuluh menit untuk mengarahkan pandangan ke koran tadi. Berusahalah membaca tulisan di koran itu. Kemudian lihat lagi layar komputer Anda. Kerjakan ini berulang-ulang, masing-masing selama 30 detik, sekitar enam kali dalam satu jam. Latihan ini dapat membantu menghindari kekaburan yang sering dialami oleh para operator komputer di penghujung hari kerja.

2. Melempar bola ke dinding.
Berdirilah pada jarak sekitar satu hingga satu setengah meter dari sebuah dinding yang kosong, menghadap ke arah dinding. Minta seorang teman berdiri di belakang Anda kemudian melontarkan sebuah bola tenis ke dinding. Ketika bola itu memantul dari dinding, cobalah menangkapnya. Latihan ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan/mata Anda.

3. Membaca jempol sendiri.
Acungkan jempol Anda sejauh-jauhnya. Buat gerakan melingkar, huruf X dan tanpa +, dekat dan jauh secara bergantian. Ikuti dengan mata Anda. Sementara itu, usahakan menangkap bayangan ruangan dalam medan pandangan Anda sebanyak mungkin. Teruskan latihan ini dengan sebelah mata tertutup. Ulang dengan sebelah mata yang lain. Ini dapat meningkatkan penglihatan periferal Anda.

4. Mengikuti sorotan lampu senter.
Latihan yang menyenangkan ini dapat meningkatkan kemampuan Anda mengikuti sebuah benda dengan mata. Latihan ini memerlukan seorang teman dan dua buah lampu senter. Berdirilah di sebuah ruangan yang gelap, menghadap ke dinding. Mintalah kepada teman Anda agar menyorotkan lampunya ke dinding dan menggerakkannya dengan gerakan menyapu membentuk sebuah gelombang. Dengan lampu senter yang Anda pegang, ikuti lingkaran cahaya itu sambil berusaha menyeimbangkan sebuah buku yang diletakkan di atas kepala. Dengan begini Anda terpaksa mengikuti gerak cahaya dengan mata, tanpa menggerakkan kepala.

5. Membaca bola.
Tulis sejumlah huruf atau angka pada sebuah bola softball atau bola dari styrofoam, pasang sebuah kaitan, kemudian gantung bola itu pads langit-langit dengan seutas tali. Makin kecil tulisan Anda, makin sulit latihan ini. Ayunkan bola itu. Cobalah menyebutkan huruf atau angka yang Anda lihat. Latihan ini membantu Anda tetap terampil mengikuti benda bergerak secara fokus.

6. Membuat untaian manik-manik.
Latihan ini melatih kedua mata agar terpusat ke sebuah benda sasaran. Ini juga melatih otak untuk menggunakan kedua mata secara beruama-sama. Ambil benang sepanjang kira-kira 180 cm, masukkan ke dalam lubang tiga buah manik-manik yang mempunyai warna berbeda. Ikat salah satu ujung benang ke dinding dengan ketinggian sejajar mata, sedangkan ujung yang lain nanti Anda pegang di depan hidung. Geser salah satu manik-manik ke ujung dekat dinding, tempatkan manik-manik kedua pada jarak sekitar 120 cm dari hidung, sedangkan yang ketiga pada jarak sekitar 40 cm dari hidung.

Arahkan pandangan Anda ke manik-manik yang paling jauh. Anda akan melihat bayangan dua buah benang membentuk huruf V dengan manik-manik sebagai pusat. Pindahkan arah pandangan Anda ke manik-manik di tengah. Perhatikan huruf X yang terbentuk oleh bayangan benang dengan manik-manik tengah sebagai pusat. Kemudian pindahkan lagi pandangan Anda ke manik-manik paling dekat, dan saksikan huruf X yang serupa. Pindahkan pandangan Anda dari manik-manik sate ke yang lain dengan cepat, dan jangan lupa memperhatikan huruf V atau X yang terbentuk.

Apabila kedua mata Anda bekerja sebagai sebuah tim, Anda selalu harus menyaksikan dua bayangan benang saling menyilang ketika memusatkan perhatian Anda ke salah satu manik-manik. Jika mata Anda tidak bekerja sama, Anda akan menyaksikan pola-pola yang berbeda atau hanya sebuah benang.