Thursday, July 10, 2008

Nenek Lahirkan Kembar Tiga

SEORANG nenek usia 46 di Australia berhasil melahirkan bayi laki-laki kembar tiga setelah melalui proses kehamilan secara alami. Tim dokter yang menangani di Brisbane's Mater Mother's Hospital menyebutkan bahwa kasus kehamilan dan persalinan seperti ini terbilang sangat jarang dan hanya bisa terjadi satu dari 10 juta.

Ketiga bayi laki-laki 99,9 persen dapat dikatakan bayi kembar identik masing-masing, Cooper (1.570 gram) Kyle (1.660 gram) dan Jordan (1.610 gram) lahir pada usia kandungan 34 pekan melalui bedah caesar pada Kamis lalu di Brisbane.

Sang ibu, yang bernama Janelle Perry, beserta suaminya Robert sudah memiliki satu orang putri berusia 4 tahun. Janelle juga memiliki empat orang anak dari perkawinannya yang pertama dan kini berusia 20-an dan telah mempunyai cucu dua orang.

Pada Oktober lalu, suami istri Perry sempat kehilangan harapan untuk memiliki anak lagi. Dokter mereka menyatakan bahwa peluang Janelle untuk hamil secara alami hanya sekitar 5 persen saja. Upaya memberi obat penyubur pun tidak menunjukkan hasil berarti selama dua tahun terakhir.

Namun, di luar dugaan kelurga Perry mendapat berkah yang sangat besar dengan kehamilan dan kelahiran kembar tiga yang diklaim hanya terjadi satu dalam 10 juta kelahiran.

Kelompok Fertilitas Queensland yang dipimpin David Molloy mengatakan bahwa kesempatan untuk memiliki bayi kembar tiga di usia 46 dapat disamakan dengan sebagai mendapatkan hadiah utama lotere yang amat besar jumlahnya.

"Kemungkinan saya harus menggunakan cat kuku yang berbeda untuk membedakan mereka (bayinya) satu sama lain. Saya tak mau mereka tertukar. Kami juga akan menggunakan papan putih untuk mencatat siapa yang sudah makan dan berapa banyak, hal itu akan menjadi rutin dan perlu dilakukan," kata Janelle.

Wednesday, July 09, 2008

Mati Saat Lahir, Bayi Hidup Lagi

Seorang bayi seperti mendapat sebuah mukjizat karena bisa hidup lagi setelah dilahirkan dalam keadaan meninggal. Seperti dilaporkan BBC, Jumat (20/6), Sebuah rumah sakit India dikejutkan dengan kasus bangkitnya seorang bayi dari kematian. Bayi perempuan ini sempat dinyatakan meninggal oleh dokter yang menangani persalinannya, tetapi di luar dugaan bayi itu hidup kembali keesokan harinya.

Bayi perempuan yang lahir di kota Mumbai (Bombay) ini sebenarnya telah didiagnosa meninggal saat lahir, Senin malam lalu. Tapi secara mengejutkan, saat keluarganya akan mengantarkannya ke pemakaman, bayi itu seperti bangkit kembali dan mengeluarkan suara-suara seperti tersedak.

Kuat dugaan, bayi tersebut bisa hidup hidup kembali karena pengaruh obat-obatan yang diberikan kepada ibunya menjelang melahirkan. Pihak rumah sakit mengatakan, mereka masih terus menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian petugas medis yang menangani proses persalinan.

Kelumpuhan saat lahir
"Kami harus bertanggung jawab. Dokter yang bertugas masih terus diinterogasi dan penyelidikannya akan berlangsung sehari penuh," ungkap Dr Suleiman Merchant, juru bicara Sion Hospital di Mumbai, tempat bayi ini dilahirkan.

Dr Merchant menjelaskan, ibu bayi tersebut berusia 30 tahun dan hamil tujuh bulan. Sang ibu kejang-kejang dan mengalami tekanan darah tinggi selama akhir pekan lalu sehingga membutuhkan penangangan dengan pemberian obat-obat keras.

Ia menambahkan, para dokter yakin bahwa sang bayi, yang mengalami kelumpuhan saat dilahirkan, tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti detak jantung atau nadi. Bayi itu bahkan telah diberikan sertifikat kematian pada Selasa lalu dan dua jam kemudian setelahnya jenazah bayi diserahkan kepada orangtuannya.

Tetapi tak lama setelah itu ketika pengaruh obat-obatan mulai hilang , lanjut Dr Merchant, sang bayi menunjukkan usaha dan berupaya keras untuk bernapas. "Dalam keadaan seperti itu tampaknya para dokter tidak punya alasan untuk berasumsi bahwa bayinya sudah mati. Sebuah kenyataan yang harus dihadapi bahwa kelalaian ini harus dijawab," tegasnya.

Ketika keluarganya yang berduka berjalan menuju pemakaman, bayi tersebut dilaporkan mulai mengeluarkan suara terbatuk-batu dan secepatnya dibawa kembali ke rumah sakit. Saat ini bayi masih dalam kondisi kritis dan dirawat dalam ventilator.

Para ahli kesehatan mengatakan bahwa penjelasan yang paling masuk akal dari kejadian tersebut adalah obat-obatan yang diberikan pada ibu telah menekan dan menghambat detak jantung sang bayi. Namun, detak jantung mulai menguat kembali setelah efek obat berkurang.

Monday, July 07, 2008

Seks Sehat Meski Menopause

WANITA jaman sekarang, terutama yang sudah mendekati menopause tidak perlu lagi khawatir menghadapi masa-masa yang kerap dikatakan menegangkan. Informasi dan pengetahuan sudah tersedia di banyak tempat.

Para wanita pun dengan mudah bisa curhat atau bercerita mengenai kekhawatiran yang mereka alami yang terkait dengan kesehatan dan situasi psikososial yang dialami. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup termasuk relasi dan kehidupan seksual dengan pasangan, makin bagus meski menopause mendekati.

Dalam kehidupan seorang wanita, menopause sendiri merupakan pertanda berakhirnya proses menstruasi dan bentuk transisi dari masa produktif menuju non-produktif. Masalah yang kerap timbul dan mempengaruhi wanita antara lain gelisah, keringat di malam hari, susah tidur dan mood yang labil yang mempengaruhi tingkat energi dan mengurangi rasa kecukupan diri.

Masalah ini pada akhirnya akan memunculkan keluhan seksual diantaranya hilangnya gairah seksual, berkurangnya respon terhadap rangsangan seksual, rasa sakit saat berhubungan seks akibat mengeringnya vagina, berkurangnya aktivitas seks, dan disfungsi seksual yang timbul pada pasangan.

Sayang, tidak semua wanita bisa sampai pada situasi yang diharapkan. Kurangnya pendidikan seks dan informasi terhadap perubahan yang terjadi akibat menopause dan bagaimana cara mengatasinya kerap membuat para wanita tidak bisa berani bicara jujur guna mengeksplor apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

Padahal, kesehatan seksual yang meliputi keseimbangan seksual fisik, psikologi dan sosial ini merupakan aspek penting dalam kualitas hidup setiap wanita, sebelum ataupun sesudah menopause! Tidak ada wanita yang pantas untuk menderita karena disfungsi seksual dan setiap wanita harus selalu terbuka dalam mengekpresikan seksualitasnya!

Langkah paling penting dalam meningkatkan kepuasan seksual adalah dengan komunikasi. Wanita yang sedang mendekati atau sudah dalam masa menopause tentu telah lebih dewasa, telah melewati masa remaja yang canggung, kebingungan terhadap aktivitas seksual dan berbagai jenis masalah dalam sebuah hubungan. Karena itu, tidak perlu lagi merasa malu atas masalah dan kemampuan seksualnya. Penting untuk mendiskusikan berbagai bentuk kepenatan yang dialami termasuk keinginan yang masih besar untuk memuaskan pasangan dengan seorang dokter ahli.

Karena itu, ginekolog atau ahli kandungan tentu menjadi pilihan tepat untuk membantu menata gejala-gejala seperti vagina kering dan rasa sakit saat berhubungan seks. Untuk perubahan-perubahan ini, ada banyak cara untuk mengatasinya. Termasuk dengan obata-obatan herbal, perawatan tropis untuk meningkatkan kesehatan vagina dan mengembalikan kestabilan hormon. Menambah hormon estrogen dan androgen bisa juga dilakukan untuk mengembalikan hasrat seksual.

Selain itu, para wanita juga mesti menyadari bahwa dirinya harus berupaya menjaga tubuh agar tetap fit. Dalam fase hidup ini, sangat penting menjalani pola makan dengan diet sehat, rutin olahraga dan setahun sekali menemui dokter untuk check-up kesehatan.