Friday, December 28, 2007

Resep Aneka Jus Dan Manfaatnya Untuk kesehatan

Jus tidak secara otomatis membuat masalah kesehatan anda terselesaikan. Namun, minuman menyegarkan ini dapat membantu tubuh Anda dengan keaneka-ragaman manfaatnya.

Pengusir lelah: Zat yang diperlukan vitamin B kompleks, vitamin C, E, seng, besi, magnesium dan potasium.Bahan:
4 buah wortel, 2 cm jahe, 3 lembar daun bayam, ½ genggam peterseli, 6 tangkai selada air, atau
3 lembar daun bayam, 5 buah wortel dan Brussel sprout, atau
6 lembar daun bayam, 1 apel, ¼ jeruk nipis, 6 buah leci, 4 buah kiwi.
Tambahkan air sesuai kekentalan yang diinginkan.

Mengusir Jerawat: Gizi yang diperlukan vitamin B2, C, E, beta karoten, potasium dan seng.

Bahan:
4 buah wortel, 1 buah lobak cina dan 2 cm jahe.

Kulit kusam: Gizi yang diperlukan: vitamin B2, C dan E, beta karoten dan potasium

Bahan:
110 gram buah anggur merah, 10 buah strawbery atau
2 buah jeruk, 1 buah jambu biji dan ½ buah jeruk nipis.

Anti Keriput: Gizi yang diperlukan vitamin B2, C, E, silikon, selenium dan potasium.

Bahan:
4 buah wortel, 1 buah pir, 6 lembar daun seledri dan segenggam peterseli.

Memulihkan gairah bercinta: Gizi yang diperlukan beta karoten, vitamin E dan seng.
Bahan:
3 buah apel, 2 cm jahe, 2 tangkai seledri atau:
4 buah wortel, 2 lembar daun bayam ditambah ½ genggam peterseli atau
170 gram buah anggur merah ditambah 3 buah peach.

Mengurangi keluhan PMS (pre-menstrual syndrome = sindrom prahaid): Gizi yang diperlukan vitamin E, seng dan magnesium.Bahan:
4 buah wortel, 4 lembar daun bayam, 2 tangkai seledri dan 2 cm jahe.

Stres dan depresi Gizi yang diperlukan vitamin B kompleks, C, zat besi dan magnesium.

Bahan:
220 gr melon dan 6 lembar daun bayam atau
4 lembar daun bayam dan 110 gr anggur merah.

Pereda Flu : Gizi yang diperlukan: vitamin C, beta karoten dan seng.Bahan :
1 buah jeruk yang besar, 1 buah jambu biji dan air atau
2 buah jeruk yang besar, ½ jeruk lemon, ½ buah jeruk nipis dan 1 buah pepaya.

.Tekanan darah tinggi: Gizi yang diperlukan potasium, kalsium dan magnesium
Bahan:
110 gr buah ceri, 170 gr buah anggur dan 1 buah pir.

Mencegah artritis: Gizi yang diperlukan niasin, vitamin B3, vitamin C, kalsium dan selenium.

Bahan:
4 buah wortel dan 6 tangkai selada air atau
1 buah jambu biji, ¼ buah jeruk nipis dan 2 cm nanas potongan melintang.

Mencegah osteoporosis : gizi yang diperlukan vitamin D dan kalsium.Bahan:
3 buah wortel, 1 buah apel, 4 kuntum brokoli beserta batangnya dan ½ genggam peterseli.

Problem Percernaan: Gizi yang diperlukan asam folat dan beta karoten.Bahan:
3 buah wortel, 1 buah lobak cina dan 2 buah apel atau
3 buah apel, ¼ buah mentimun dan 4 tangkai selada air.

Gusi berdarah: Gizi yang diperlukan vitamin C, kalsium dan magnesium.Bahan:
4 lembar daum bayam, 3 buah apel dan 1 buah pir atau
6 lembar daun selada, 5 buah wortel dan segenggam peterseli.

Mata lelah: gizi yang diperlukan: beta karoten.Bahan:
6 buah wortel dan 4 tangkai selada air.

Pertolongan pertama pada anak-anak

1) Luka Bakar
Lakukan : Pertolongan pertama, biasanya segera diguyur
dengan air dingin yang mengalir untuk mengurangi panas
dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas.
Lepaskan pakaian anak secara perlahan dan 'kipas-kipas'
agar panasnya berkurang. Kemudian segera bawa ke rumah
sakit terdekat.
Penggunaan Salep luka bakar "BIOPLASENTON" akan
sangat membantu.
Jangan : Sebaiknya hindari pemberian kecap, mentega atau
pasta gigi pada bagian yang terluka karena bisa menjadi
tempat berkumpul kuman & infeksi.
Jangan mandikan anak dengan air karena dapat
menyebabkan hipotermi (menurunkan suhu tubuh) dan
bisa memecahkan lepuhan luka.

2) Luka Berdarah
Lakukan : Tekan luka dengan kapas yang dilapisi kasa steril,
sampai darah berhenti. Kemudian balut dengan kasa bersih
yang telah diberi obat merah.
Ikat dengan kuat, tapi tidak terlalu kencang. Kalau terlalu
dalam, bawa ke dokter, karena mungkin harus dijahit dan
diberi antibiotik agar tidak infeksi.
Jangan : Hindari penggunaan sapu tangan yang 'diragukan'
kebersihannya, karena bisa membuat luka infeksi.
Jangan menutup terlalu rapat luka tersebut, karena bisa
'membuat' kuman lebih gampang berkembang.

3) Mimisan
Lakukan : Tenangkan anak agar ia tidak merasa panik dan
segera tidurkan anak dengan posisi kepala lebih rendah
dari kaki. Ini dilakukan agar darah tidak kembali keluar
dari hidung. Pengobatan alternatif lainnya adalah
menciumkan irisan daun sirih ke hidung anak.
Jangan : Cegah anak dari memegang dan memencet hidungnya,
karena bisa mempercepat pendarahan.

4) Syok
Lakukan : Baringkan anak di permukaan datar dan angkat
kedua kaki agar letaknya lebih tinggi dari jantung.
Ini dilakukan agar darahnya kembali mengalir normal.
Lepaskan pakaian yang terlalu ketat dan mengikat.
Terus cek pernapasan, selama anda menunggu dokter
datang ke rumah.
Jangan : Jangan peluk si kecil dengan alasan memberikan
ketenangan padanya. Ini justu membuat ia tidak lega bernapas.
Jangan biarkan orang mengerumuni si kecil, karena dia
membutuhkan kadar oksigen yang lebih besar.

5) Pingsan
Lakukan : Longgarkan pakaian anak dan perhatikan 4 hal
berikut ini:
1) Jika tidak bereaksi, miringkan kepala anak dan periksa
pernapasannya
2) Jika bernapas, kepalanya tetap dimiringkan,
tetapi periksa kemungkinan cedera kepala dan leher.
3) Jika bernapas tapi mendengkur, periksa pernapasan
dengan jari perlahan, mungkin ada yang menyumbat.
4) Jika tidak bernapas, lakukan pernapasan dari mulut ke mulut.
Jangan : Jangan menunggu waktu lama untuk membawa
anak ke dokter. Selama itu, jangan beri makanan atau
minum apapun.

6) Keracunan
Lakukan : Usahakan agar anak memuntahkan zat yang
mengandung racun (kecuali zat korosif), tapi jangan paksa
tenggorokannya. Coba dengan memberikannya segelas air
garam. Kalau ia memakan zat korosif, beri anak minum
susu dingin dan segera bawa ke rumah sakit.
Jangan : Jangan beri makan apa pun jika anak mengalami
kejang atau mengeluarkan buih ketika keracunan.

7) Tercekik
Lakukan : Segera lepaskan benda yang mencekik leher anak.
Jika leher terikat, lepaskan dengan gunting, tapi tetap
sanggah tubuhnya sementara Anda melepaskan ikatan.
Jangan : Jangan menunggu terlalu lama melepaskan ikatan,
karena kecelakaan tercekik sangat cepat dapat
menghambat jalan napas.

8) Tersedak
Lakukan : Baringkan anak dalam posisi telungkup,
tepuk-tepuk punggungnya beberapa kali. Segera balikkan
tubuhnya sehingga terlentang kembali di atas pangkuan Anda.
Aturlah agar posisi kepalanya lebih rendah dari tubuhnya.
Kalau memungkinkan keluarkan benda asing tersebut,
tapi jika tidak segera bawalah anak ke rumah sakit.
Jangan : Jangan sekali-kali memasukkan tangan ke dalam
mulutnya, dengan maksud mengeluarkan benda asing tersebut.
Yang ada nantinya akan menyebabkan benda asing tersebut,
makin terdorong masuk ke dalam.

9) Tersengat Listrik
Lakukan : Putuskan aliran listrik yang mengenai tubuh si
kecil dengan bahan lator, seperti handuk kering dan pakai
alas kaki yang kering. Segera periksa jalan pernapasannya,
jika berhenti, lakukanlah pernapasan buatan dari mulut ke
mulut.
Jangan : Jangan sepelekan luka bakar yang terjadi,
sekecil apapun segera obati dengan obat luka.
Ditakutkan luka tersebut bisa berkembang menjadi infeksi

10) Gigitan Binatang
Lakukan : Hibur anak agar ia tidak panik dan tidak
menimbulkan trauma berkepanjangan. Cuci lukanya
dengan sabun untuk mengilangkan darah. Jangan lupa
oleskan krim antibiotik dan tutup dengan kasa steril.
Tapi kalau luka membengkak, segera bawa si kecil ke dokter.
Jangan : Jangan biarkan anak menggaruk-garuk luka
akibat gigitan binatang ini. Tindakan ini bisa membuat luka
pada gigitan semakin besar. Kalau anak merasa alergi pada
bekas gigitan, coba beri krim yang mengandung halamin.

11) Proses Pernapasan Buatan :
1. Baringkan anak dengan kepala ditarik perlahan ke belakang,
agar jalan napas terbuka. Longgarkan seluruh pakaian
yang mangikat
2. Buka mulut anak dengan menekan rahangnya perlahan
dengan satu tangan, jaga tangan jangan sampai menekan leher.
Kemudian pencet hidungnya
3. Tempelkan mulut anda ke mulut anak sampai seluruh
mulut menutup bibir anak
4. Hembuskan napas kuat-kuat ke dalam mulutnya,
sampai terlihat gerakan naik turun pada dada. Kalau ini terjadi,
Anda telah melakukannya dengan benar.

Pasutri Gemuk sulit mendapatkan keturunan

Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas tentu lebih banyak tidak enaknya, selain gerak tubuh jadi lamban, juga rawan terkena penyakit, konsekuensi lainnya adalah sulit memiliki anak.

Dalam survei yang dilakukan peneliti dari Denmark di tahun 1996 dan 2002 terhadap 48 ribu pasangan suami istri (pasutri) yang salah satu atau keduanya obesitas, mayoritas responden mengaku sulit mendapatkan anak.

Adapun ukuran waktu yang dipakai para peneliti untuk mengukur kesuburan adalah berapa lama pasangan ini bisa hamil sejak mereka melakukan hubungan seksual tanpa kontrasepsi.

Jika kedua pasangan obesitas, kemungkinan untuk bisa hamil setahun kemudian, lebih lama tiga kali lipat dibandingkan dengan pasangan yang berat tubuhnya normal.

Selama ini dunia kedokteran memang sudah mengetahui bahwa kelebihan berat badan bisa menggangu kesuburan seseorang. Karenanya fokus penelitian saat ini adalah bagaimana jika keduanya obesitas.

Studi sebelumnya menyebutkan kualitas sperma dan kadar hormon reproduksi pria yang kegemukan akan berkurang. Sedangkan pada perempuan, obesitas bisa mengganggu proses ovulasi dan gangguan perkembangan janin di awal masa kehamilan.

"Jika pasutri yang kegemukan ingin segera hamil, kami sarankan mereka untuk mengurangi berat badan dulu," kata seorang peneliti, Cecilia Hansen dari Universitas Aarhus, Denmark.

Ia mengatakan bahwa penelitian ini tidak menguji apakah frekuensi hubungan seks pasutri yang gemuk lebih sedikit dari pasutri yang beratnya normal. "Kami memang tidak mengetahui apakah para responden kami sering melakukan hubungan seks atau tidak," katanya. "Yang pasi, semakin berat badan seseorang, semakin lama kemungkinannya untuk hamil," kata Hansen.