Tuesday, November 19, 2013

Kiat Hindari Flu di Musim Hujan

Patokan yang dulu dipakai oleh orang-orang tua untuk menandai musim, kini sudah sulit diikuti. Misalnya, Desember itu berarti gede-gedenya sumber (air) alias hujan. Januari artinya hujan sehari-hari. Lalu Maret itu singkatan dari 'mak ret'  yang berarti hujannya berhenti, sehingga April sudah mulai masuk musim pancaroba untuk menjadi panas.

Tapi apa yang terjadi sekarang? Hujan dan musim sudah tidak bisa diramal lagi. Sekarang hujan deras. Tapi tak lama kemudian panas terik dan malam hari terang bulan. Kota-kota lain pun demikian. Seorang dokter sampai pernah bilang, "Sekarang ini musimnya pancaroba terus."

Buntut-buntutnya, cuaca yang tak jelas seperti ini membuat banyak orang mudah terserang flu dan masuk angin. "Seminggu lalu, tanpa tanda-tanda, ketika sedang asyik bekerja tahu-tahu dari hidung saya sudah menetes cairan pilek," ujar Drs. Wibudi, seorang konsultan keuangan, yang sempat empat hari tidak masuk kantor karena flu berat.

Dalam suhu udara yang rendah, banyak angin, membuat sistem kekebalan tubuh tidak optimal. Akibatnya virus influenza mudah menyerang. Apalagi jika pada saat itu kita sedang dalam kondisi sangat sibuk, kurang istirahat, dan makanan tidak cukup baik akan memudahkan tertular flu dan masuk angin.

Cara Mencegah
1. Cara yang paling mudah menghindari flu, adalah menjaga agar stamina tubuh tetap bagus. Tentu saja melalui makanan, olahraga, dan istirahat yang cukup.
2. Selain itu, sebisa mungkin kita menggunakan saputangan untuk menutup hidung dan mulut, jika orang di dekat kita bersin dan batuk.
3. Rajin mencuci tangan juga sangat dianjurkan. Mengapa? Ada riset yang menunjukkan bahwa penularan flu banyak terjadi melalui jabat tangan daripada bersin.

Bagaimana mengatasinya jika flu atau masuk angin sudah menyerang? Menurut para dokter, pada dasarnya flu atau masuk angin akan sembuh sendiri jika kita kita istirahat dan makan dengan gizi yang yang baik, terutama yang bisa menghangatkan tubuh. Adapun gejala flu dan masuk angin dapat dihilangkan dengan minum jamu atau obat yang banyak dijual di pasaran.

Wednesday, November 13, 2013

7 Langkah Agar Cepat Hamil Setelah Menikah

Setelah menikah, cukup banyak pasangan yang ingin segera dikaruniai anak. Apalagi jika orangtua mereka termasuk tipe yang hobi bertanya 'sudah hamil atau belum'. Tentunya pertanyaan itu semakin membuat Anda ingin segera hamil.

Sayangnya untuk hamil, prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terkadang meskipun Anda sudah merasa sering bercinta dengan pasangan, kehamilan yang ditunggu itu tak datang juga. Lantas bagaimanakah caranya agar bisa cepat memiliki momongan? Berikut ini tujuh langkah yang bisa Anda coba seperti dikutip Female First:

1. Kunjungi Dokter Kandungan
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah berkonsultasi ke dokter kandungan. Dengan konsultasi ini, Anda dan pasangan bisa mengetahui kondisi medis yang bisa saja mempengaruhi kemungkinan Anda untuk segera hamil. Dokter juga dapat meminta Anda melakukan serangkaian tes mulai dari tes darah hingga rubella.

2. Cari Tahu Kapan Masa Subur Anda
Cara terbaik untuk bisa hamil adalah dengan mengetahui kapan masa subur Anda. Bercinta saat masa subur lebih besar kemungkinannya menghasilkan pembuahaan ketimbang masa sesudah itu.

Jika Anda dan pasangan kesulitan mengetahui kapan masa subur tersebut, Anda bisa menggunakan alat pengecek masa subur. Alat ini bekerja seperti alat pengecek kehamilan. Sekarang ini ada juga aplikasi di iPhone atau android yang bisa membantu Anda menghintung masa subur.

3. Suhu Basal Tubuh
Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, trik lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mencatat suhu basal tubuh. Untuk mencatatkan hal ini, Anda memerlukan termometer basal. Ukurlah suhu basal tubuh setiap hari di waktu pagi saat baru saja bangun tidur. Lakukan sebelum Anda bangun dari tempat tidur untuk pergi buang air kecil. Saat masa subur, suhu basal tubuh biasanya menurun dan akan naik keesokan harinya. Setelah itu suhu basal tubuh bertahan di ukuran yang sama hingga Anda mendapatkan haid dan selama kehamilan. 

 Mencatat suhu basal tubuh ini tidak akan terlalu berguna jika Anda melakukannya hanya sekali. Tindakan ini baru bermanfaat setelah dilakukan beberapa bulan berturut-turut sehingga Anda bisa mendapatkan siklus menstruasi. Anda pun jadi bisa memprediksi dengan tepat masa subur, jadi tahu benar kapan harus bercinta dengan pasangam.

4. Bercintalah di Waktu yang Tepat
Setelah tahu kapan waktunya masa subur, Anda dan pasangan bisa membuat rencana untuk bercinta di masa-masa tersebut. Jangka waktunya, mulai dari tiga hari sebelum masa subur sampai selama masa subur itu berlangsung.

Anda dan pasangan punya waktu beberapa hari untuk bercinta karena sperma bisa bertahan selama 5-6 hari setelah dikeluarkan. Sedangkan sel telur Anda hanya bisa bertahan selama beberapa hari saja. Jadi kalau Anda bercinta di hari Senin, sperma bisa bertahan di tuba fallopi, menunggu sel telur untuk berenang, sampai hari Kamis atau bahkan sampai Minggu.

Tips tambahan: Jika Anda dan pasangan menunda bercinta sampai masa subur, jangan menundanya terlalu lama. Pria setidaknya harus ejakulasi sehari sebelum masa subur Anda. Jika pria tidak mengalami ejakulasi sebelum hari tersebut, kemungkinan akan ada sperma yang mati saat akhirnya dikeluarkan. Sperma yang mati tentu saja tidak bisa membuat Anda hamil.

5. Nikmati Prosesnya
Saat Anda ingin cepat hamil, bisa jadi Anda akan merasa cemas atau gelisah. Hal tersebut sebenarnya normal, asalkan Anda tidak sampai stres. Saat stres, bagian otak yang mengatur hormon kesuburan, tidak akan berfungsi dengan baik. Gara-gara itu, masa ovulasi pun bisa tertunda atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur dari dalam rahim menuju ke tuba falopi untuk dibuahi.

Jadi sebisa mungkin sebaiknya Anda tidak sampai stres saat menjalani program kehamilan ini. Nikmati saja proses yang sedang berjalan, tanpa perlu gelisah berlebihan.

6. Siapkan Pasangan
Saat memulai program kehamilan ini, tentu saja Anda tidak bekerja sendiri. Pasangan pun harus mempersiapkan diri agar dia bisa mengeluarkan sperma yang berkualitas saat ejakulasi. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukannya:

 - Stop minum alkohol. Penelitian menunjukkan, minum minuman beralkohol secara rutin bisa menurunkan kadar hormon testosterone dan jumlah sperma. Alkohol juga bisa membuat jumlah sperma yang tidak normal bertambah.

- Stop merokok. Rokok telah terbukti merusak kualitas sperma dan membahayakan calon bayi.

- Makan makanan bernutrisi. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya banyak mengandung zinc, asam folat, kalsium, vitamin C dan D.

- Hindari sauna dan berendam di air panas. Panas bisa membunuh sperma.

Semakin cepat pasangan Anda melakukan perubahan pada dirinya terkait hal-hal di atas, akan semakin baik juga untuk program kehamilan Anda. Jika perubahan tersebut dilakukan dari hari ini, hasilnya akan terlihat dalam tiga bulan atau bisa lebih cepat.

7. Persiapkan Tubuh Anda
Sama seperti pasangan, Anda pun perlu melakukan beberapa perubahan saat menjalani program kehamilan. Misalnya saja dengan tidak minum alkohol, berhenti merokok dan tak mengonsumsi obat-obatan.

Mengurangi kopi juga baik untuk program kehamilan Anda. Minum kopi lebih dari dua gelas sehari bisa membuat kemungkinan untuk hamil semakin kecil. Terlalu banyak minum kopi seringkali dihubungkan dengan menyebabkan keguguran, bayi lahir kecil dan kelahiran prematur. Meski begitu sampai saat ini belum ada bukti ilmiah apakah minum kopi 1-2 gelas sehari akan mempengaruhi bayi atau tidak. Hanya saja, sebagai calon ibu Anda harus tetap hati-hati.

Jika Anda termasuk wanita yang punya berat badan berlebih, mulailah berolahraga. Dengan menurunkan berat badan, Anda mengurangi risiko mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes saat hamil.

Monday, October 28, 2013

6 Fakta di Balik Pentingnya Minum Air Putih Tiap Hari

Kebiasaan membawa botol air minum dalam perjalanan atau saat pergi ke mana pun mungkin belum menjadi kebiasaan bagi sebagian masyarakat. Bila haus di tengah jalan, kebanyakan dari kita lebih suka membeli sebotol minuman ringan beraroma teh atau soda atau air mineral.
 
Kebutuhan tubuh akan cairan memang tak bisa dibantah. Cairan penting dalam memelihara keseimbangan serta proses metabolisme tubuh. Bila asupan cairan ke dalam tubuh tak seimbang dengan pengeluaran, maka dipastikan Anda akan mengalami gangguan atau dehidrasi.  

Dalam memenuhi kebutuhan cairan, sebaiknya pilihlah minuman yang baik dan tak menimbulkan risiko bagi kesehatan. Salah satu yang terbaik tentunya adalah air putih, meski faktanya cairan ini kalah populer ketimbang minuman beraroma dan beraneka rasa yang beredar di pasaran.

Nah, supaya Anda tidak meremehkan khasiat air putih, berikut adalah enam fakta ilmiah betapa kebiasaan minum cukup air putih setiap hari penting bagi tubuh.

1. Pertahankan keseimbangan cairan tubuh
Fakta medis menunjukkan tubuh manusia 60 persen terdiri dari cairan.  Fungsi-fungsi cairan ini adalah untuk proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi air ludah, transportasi nutrisi, dan mempertahankan suhu tubuh.

2.  Kendalikan kalori
Sejak lama, orang yang sedang menjalani program diet melakukan kebiasaan banyak minum air putih sebagai strategi menurunkan berat badan. Meskipun air tidak menghasilkan efek magis, menggunakannya sebagai pengganti minuman berkalori tinggi tentu saja akan sangat membantu.

"Program diet akan berhasil jika Anda memilih air atau minuman non-kalori sebagai pengganti minuman yang kalori. Lalu diet dengan makanan yang kaya cairan yang lebih menyehatkan, berisi dan membantu Anda memangkas kalori," ungkap peneliti dari University State of Pennsylvania Barbara Rolls, PhD, penulis buku The Volumetrics Weight Control Plan.

3. Bantu bangkitkan otot
Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit akan berakibat pada kelelahan otot.  Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang cukup, mereka tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya berkurang.

Minum air saat berolahraga juga sangat penting. American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa dua jam sebelum berolahraga sebaiknya seseorang meminum 17 ons cairan.

4.  Kulit tetap bercahaya
Kulit Anda sebenarnya mengandung banyak air dan berfungsi sebagai benteng dalam mencegah ekses hilangnya cairan tubuh. Namun, jangan harap bahwa kelebihan cairan dapat dijadikan sebagai cara ampuh menghilangkan kerutan dari garis pada kulit.   

5.  Pelihara fungsi ginjal
Cairan tubuh merupakan media yang juga mentransportasikan sisa atau limbah untuk keluar dan masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dieksresikan dalam bentuk urine. 

Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urine akan mengalir bebas, jernih, dan bebas bau. Ketika tubuh tidak punya cukup cairan, konsentrasi urine, warna, dan bau akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila Anda minum sedikit air, risiko Anda mengalami batu ginjal akan meningkat terutama pada iklim hangat atau panas.

6.  Pertahankan fungsi normal usus 
Asupan cairan yang cukup akan membuat makanan yang melewati saluran cerna dapat mengalir lancar dan mencegah terjadinya konstipasi. Ketika Anda tidak punya cukup cairan, usus akan menyerap cairan dari feses atau tinja untuk tetap menjaga hidrasi. Alhasil, tentu saja buang air besar Anda akan bermasalah.