Saturday, April 20, 2013

Doyan Makan Sushi Buruk Bagi Jantung?

Sushi merupakan makanan yang selama ini dikenal sebagai makanan sehat karena mengandung kalori yang sedikit namun kaya asam lemak omega-3 sehingga meningkatkan harapan hidup konsumennya. Namun, baru-baru ini sebuah studi mengungkapkan, rutin mengonsumsi sushi akan membuat tubuh terpapar lebih banyak merkuri yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menurut studi tersebut, ikan mentah berpotensi membahayakan kesehatan karena tingginya kandungan logam merkuri pada beberapa jenis ikan. Merkuri merupakan polutan beracun bagi sistem saraf jika sudah terakumulasi dalam jumlah yang banyak. Merkuri dalam makanan cepat terserap dalam tubuh yang membuat manusia rentan terkena dampaknya.

Ikan dikatakan memiliki rendah merkuri jika kandungannya kurang dari 0,29 parts per million (ppm), sementara dikatakan tinggi jika kandungannya lebih dari 0,3 ppm. Ikan ukuran besar seperti tuna besar, todak, hiu, atau makerel dikenal memiliki kandungan merkuri yang tinggi karena mereka juga memakan ikan lebih kecil yang terkontaminasi.

Menurut Natural Resource Defense Council, konsumsi ikan bermerkuri pada manusia berdampak pada kesuburan dan tekanan darah. Selain itu, juga menyebabkan lupa ingatan, tremor (getaran), kebutaan, dan baal pada jari-jari. Peningkatan paparan merkuri juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Tim peneliti asal Rutgers University menganalisa asupan merkuri total pada lebih dari 1.200 orang yang berusia muda maupun tua. Setelahnya, risiko mereka dihitung dengan statistik.

Peserta yang tinggi mengasup kalori kebanyakan merupakan peserta yang rajin mengonsumsi sushi, baik dari restoran, kedai sushi, maupun supermarket. Mereka pun ditanyai lebih lanjut soal jumlah sushi yang dimakan per bulan, jenis sushi yang dimakan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan konsumsi sushi mereka.

Peneliti menemukan, kebanyakan peserta percaya  bahwa makan sushi akan memberikan mereka umur panjang karena pada umumnya orang Jepang lebih panjang umur. Peserta juga tidak mempercayai kandungan merkuri pada sushi cukup tinggi untuk membahayakan kesehatan mereka.

Menurut studi para ahli dari Ohio State University Wexner Medical Center tersebut, kadar merkuri yang tinggi dikaitkan dengan penyakit jantung melalui aktivasi enzim yang memicu sumbatan pada dinding pembuluh darah. Sumbatan tersebut berpotensi meningkatkan asam fosfat yang dapat merusak sel pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

"Selain memberikan dampak positif dari asam lemak omega-3 yang dikandungnya, cemaran merkuri pada ikan di sushi juga memberikan dampak negatif seperti rendahnya kadar kolesterol "baik", penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, bahkan kelahiran prematur," tulis para peneliti.

Lembaga pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi paling tidak dua sajian ikan yang mengandung asam lemak omega-3 setiap minggunya. Namun wanita hamil atau yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya membatasi asupannya mengingat kandungan merkuri yang mungkin tinggi.

Wednesday, April 17, 2013

Makanan Sehat Agar Cepat Hamil

Tahukah Anda bahwa ada beberapa makanan sehat yang dapat membantu Anda untuk bisa cepat hamil? Berikut beberapa makanan sehat agar cepat hamil :


1. Makanan Sehat : Buah dan Sayuran Organik
Makanan pertama yang harus Anda coba adalah buah dan sayuran organik yang segar.Buah dan sayuran organik dapat membantu Anda menghindarkan diri dimasuki oleh zat-zat berbahaya.Zat-zat berbahaya ini dapat memperlambat Anda untuk segera hamil.Sangat disarankan untuk menghindari makanan siap saji.

2.Makanan Kaya Serat
Makanan kaya serat membuat gerakan usus aktif dan memaksa racun dalam tubuh keluar.Contoh makanan kaya serat adalah biji-bijian, melon, beras merah, biji rami, roti gandum, dan kacang-kacangan.


3. Sayuran HijauSayuran berdaun hijau seperti bayam sangat membantu bagi wanita yang ingin cepat hamil. Sayuran ini mengandung antioksidan, zat besi dan asam folat yang dapat mempertahankan organ reproduksi.


4. Makanan Kaya Asam Folat
Makanan kaya asam folat juga dapat membantu anda untuk cepat hamil. Asam folat meningkatkan produksi telur dalam sistem reproduksi sehingga membuat anda semakin mudah untuk hamil. Makanan yang kaya akan asam folat misalnya kedelai, kuning telur, kentang, tepung terigu, kubis, pisang, brokoli dan kecamba.


5. Konsumsi Makanan Yang Memperlancar Siklus Menstruasi
Seringkali siklus menstruasi yang tidak teratur menjadi masalah bagi beberapa wanita. Agar cepat hamil, siklus haid anda harus teratur.Konsumsilah wortel, kacang polong, kentang manis dan jeruk,karena makanan ini bisa membuat siklus menstruasi Anda lebih tepat waktu.


6. Makanan Kaya Vitamin C
Makanan yang kaya akan Vitamin C seperti paprika, jambu biji, brokoli, taoge, kembang kol, jeruk, dan stroberi juga bisa Anda masukkan ke dalam menu diet Anda agar lebih "cepat hamil".

7. Susu
Produk susu tidak hanya kaya akan kalsium,tetapi juga dapat meningkatkan hormon kesuburan,seperti FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone).

8. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang almond, kacang kenari dan aprikot juga kaya akan omega 3 dan asam lemak sehat yang turut membantu kesuburan Anda.

Wednesday, March 13, 2013

Cegah Penyakit Jantung dengan Rajin Makan Tuna

Penyakit jantung masih menjadi momok karena statusnya sebagai penyakit pembunuh nomor satu di  dunia. Meski begitu, penyakit jantung sebenarnya sangat mungkin dicegah, salah satunya dengan melakukan diet atau pola makanan tertentu.
Menurut para peneliti dari Harvard University Amerika Serikat, mengonsumsi ikan tuna dua kali seminggu dapat mengurangi risiko kematian karena penyakit jantung hingga sepertiganya. Mereka menemukan asam lemak omega-3 yang ada dalam ikan tuna ataupun salmon dapat melindungi dari detak jantung tak menentu yang berpotensi mematikan. Lemak tersebut juga berhubungan dengan tekanan darah dan laju jantung yang lebih rendah.
"Studi ini bukan studi suplemen minyak ikan, melainkan studi tentang kadar omega-3 dalam darah yang berkaitan dengan pola makan," ujar peneliti dr Dariush Mozaffarian, profesor epidemologi di Harvard School of Public Health di Boston.
Menurut Mozaffarian, kadar omega-3 dalam darah berhubungan dengan risiko rendah kematian, terutama yang diakibatkan oleh problem kardiovaskular. Sementara itu, hasil penelitian lain yang dilakukan oleh peneliti asal Washington University pada orang lanjut usia pun menemukan hasil yang serupa.
Mereka menemukan, ada 50 persen penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung pada mereka yang makan ikan tiga kali seminggu dibandingkan dengan mereka yang makan kurang dari sekali setiap bulannya. Para peneliti mengungkapkan, peserta yang memiliki kadar asam lemak omega-3 yang paling tinggi dalam darahnya rata-rata hidup 2 tahun lebih lama daripada mereka yang kadarnya lebih rendah.
Kendati demikian, kata peneliti, manfaat tersebut baru dapat ditemukan pada ikan yang dipanggang dan dibakar. Sementara ikan yang digoreng tidak memberikan efek yang sama. Menurut Alice Lichtentein, direktur dan peneliti senior di Cardiovascular Nutrition Laboratory di Tufts University, konsumsi ikan dengan omega-3 dan penyakit jantung tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat.
"Omega-3 belum tentu secara langsung bertanggung jawab dalam mengurangi risiko kematian atau sebagai indikator dari gaya hidup yang lebih sehat. Namun, orang yang rutin makan ikan biasanya juga penggemar sayur dan buah," ujarnya.