Tuesday, January 15, 2013

Kegemukan Bikin Pria Sulit Punya Anak

Kegemukan adalah hal yang perlu Anda hindari jika ingin segera memperoleh keturunan. Pasalnya, sebuah studi menemukan, kelebihan berat badan dan obesitas dapat mengurangi kuantitas dari sperma. Para peneliti menegaskan, masalah berat badan dapat memengaruhi kesuburan pria.

Urologis dari Murray Koffler Urologic Wellness Centre and Head of Urology di Mount Sinai Hospital, Toronto, Keith Jarvi, mengatakan, semakin berat pria, semakin tinggi kemungkinan mereka mengeluarkan sperma yang sedikit. "Sayangnya, belum banyak pria yang menyadarinya," ujarnya.

Adalah Michael Eisenberg dari Stanford University School of Medicine di California dan timnya yang melakukan analisis terhadap 468 pasangan di Texas dan Michigan yang tengah dalam program kehamilan. Para peneliti melakukan beberapa pengukuran terhadap sperma dalam cairan semen sang suami. Selain itu, mereka juga mengukur indeks massa tubuh (IMT) peserta.

Hasilnya, semakin gemuk seorang pria, semakin sedikit volume sperma yang mereka keluarkan saat ejakulasi. "Setiap aspek dari kualitas semen sangat penting. Saat ejakulasi, beberapa senyawa juga ikut dikeluarkan untuk memberikan kondisi yang aman bagi sperma. Jika jumlah sperma yang dikeluarkan sedikit, tentu ini akan menjadi masalah," ujar Eisenberg.

Jumlah sperma adalah hitungan sel sperma yang dikeluarkan dalam setiap cc dari semen. Jarvi mengatakan, semakin banyak volume semen yang dikeluarkan, rata-rata antara 2-5 mililiter biasanya memiliki lebih banyak sperma. Sementara itu, jika semen yang dikeluarkan di bawah 1,5 mililiter risiko ketidaksuburan pun meningkat.
"Namun jika volumenya terlalu banyak juga tidak baik," ujarnya.

Dalam studi ini, pria dengan IMT normal mengeluarkan sperma dengan volume rata-rata 3,3 mililiter saat ejakulasi. Sementara pada pria dengan IMT tinggi atau dalam kategori obesitas rata-rata mengeluarkan 2,8 mililiter.

Kendati demikian, studi yang dipublikasi dalam jurnal Human Reproduction itu tidak menyatakan ada perbedaan antara motilitas, vitalitas, dan penampilan fisik dari sperma antara orang dengan IMT normal dengan obesitas.

Thursday, December 27, 2012

Wanita Dilarang Terlalu Banyak Duduk

Beberapa wanita mungkin berpikir latihan rutin sudah cukup untuk menjaga kesehatan. Latihan rutin kerap dilakukan untuk mengimbangi banyaknya waktu yang dihabiskan untuk duduk, baik saat bekerja maupun menonton siaran televisi.
 
Namun riset membuktikan, wanita usia pertengahan yang menghabiskan waktu duduk terlalu banyak, berisiko lebih besar menghadapi berbagai masalah kesehatan. Risiko ini bahkan tidak berkurang bagi yang rutin melakukan latihan fisik.
 
Mereka yang tidak aktif dan hanya duduk selama 11 jam, berisiko 12 persen lebih besar menghadapi kematian dini. Wanita juga berisiko 27 persen lebih besar meninggal karena serangan jantung, dan lima kali lebih mungkin mengalami kematian karena kanker.
 
Risiko lebih besar dibanding mereka yang hanya tidak aktif selama empat jam atau kurang. Menurut tim peneliti asal Amerika Serikat, risiko ini juga tampak pada mereka yang melakukan latihan rutin setiap harinya.  
 
Hasil riset ini tentunya berlawanan dengan asumsi yang banyak beredar di masyarakat. “Selama ini asumsi masyarakat adalah sepanjang tubuh sehat dan rutin olahraga, maka kesehatan akan terjaga. Perlindungan akan tetap ada, tidak peduli berapa lama waktu yang dihabiskan untuk duduk tiap harinya. Faktanya dengan menjalani gaya hidup sedentary, perlindungan tubuh semakin minim,” kata peneliti Rebecca Saguin dari New York’s Cornell University.
 
Riset yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine ini melibatkan 93.000 wanita usia pertengahan sebagai responden. Para responden diketahui sudah menopause selama kurang lebih 12 tahun. Hasil riset menyatakan duduk terlalu lama akan meningkatkan risiko kematian. Hasil ini tak berubah meski sudah dimasukkan faktor lainnya, misalnya penyakit kronis dan kesehatan secara keseluruhan.
 
Wanita mulai kehilangan massa otot saat berusia 35. Perubahan ini makin cepat bersamaan dengan timbulnya menopause. Saguin menjelaskan, terlalu banyak duduk menyulitkan wanita memperoleh kembali kekuatan fisik yang sempat hilang. Latihan rutin, terutama angkat beban dan latihan pembentukan otot, membantu tubuh melawan penurunan kekuatan otot tersebut.
 
Latihan rutin juga penting untuk memelihara kesehatan tubuh, Saguin yang juga ahli nutrisi, menyarankan wanita sedini mungkin melakukan langkah kecil, untuk menjaga kesehatannya di masa mendatang.

“Bergeraklah sesering mungkin. Bila sedang di kantor, bangunlah dari duduk dan bergeraklah. Bila sudah pensiun jangan habiskan waktu di depan televisi, sering-seringlah bergerak meski hanya di sekitar tempat tinggal,” ujarnya.

Thursday, November 22, 2012

Pangan Nabati Terbaik untuk Stamina Seks

Bahan pangan nabati mungkin lebih Anda kenal karena manfaatnya bagi kesehatan jantung. Tetapi, tahukah Anda bahwa bahan pangan tersebut juga bisa menjadi makanan yang tepat untuk meningkatkan stamina seks Anda.

Buah dan sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang dapat meningkatkan stamina tubuh dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk ke area organ intim. Bila Anda rajin mengasup makanan yang sehat, kehidupan seksual dengan pasangan dijamin lancar.

Pastikan makanan berikut ini masuk ke dalam keranjang Anda saat berbelanja.

"Oatmeal" dan produk serelia utuh
Jangan ragu menjadikan oatmeal sebagai bagian dari menu sarapan Anda karena oatmeal akan meningkatkan kadar testosteron dalam darah. Oat juga mengandung L-arginine, asam amino yang bersama dengan nitrat oksida akan mengurangi kekakuan pembuluh darah.

Asam amino tersebut dipakai dalam pengobatan disfungsi ereksi karena membuat otot di sekitar pembuluh darah penih menjadi rileks sehingga ketika otot-otot melebar, aliran darah menjadi lancar dan ereksi menjadi kuat.

Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam sangat kaya akan magnesium yang membantu melebarkan pembuluh darah. Selain itu, kandungan asam folat dalam bayam juga bermanfaat untuk menurunkan level homosistein, zat berbahaya yang akan mengiritasi arteri. Sayuran lain yang mengandung folat antara lain brokoli, kol, dan bok choy.

Buah-buahan

Dalam hal kesehatan seksual, vitamin C adalah sahabat yang baik. Pria yang mengonsumsi sedikitnya 200 miligram vitamin C setiap hari akan memiliki jumlah dan pergerakan sperma yang baik.