Saturday, August 01, 2009

"French Kisses" Sebabkan HPV Mulut

Ini peringatan bagi mereka yang doyan melakukan seks oral ataupun french kiss. Awas, dua perilaku tersebut dapat meningkatkan infeksi human papilloma virus (HPV) di mulut. Hal itu diungkapkan Dr Maura Gillison dalam The Journal of Infectious Diseases.

Gillison dan koleganya dari The Ohio State University, Colombus, menyelidiki infeksi HPV oral dikaitkan dengan perilaku seksual. Penyelidikan dilakukan terhadap 332 orang dewasa dan 210 pria usia tingkat mahasiswa. Mereka menjumpai 4,8 persen orang dewasa dan 2,9 persen pria usia mahasisma mengalami infeksi HPV oral.

Pada orang dewasa, infeksi HPV oral secara signifikan meningkat di kalangan perokok dan pada individu yang dilaporkan memiliki lebih dari 10 pasangan seks oral atau lebih dari 25 pasangan seks lewat vagina selama hidupnya. Faktor risiko yang sama juga dialami para pria usia mahasiswa.

Pria usia mahasiswa ini setidaknya memiliki enam pasangan seks oral atau pasangan yang berciuman ala french kiss. Pada mereka perilaku ini secara independen dikaitkan dengan berkembangnya infeksi HPV oral.

Sementara itu, 28 persen pria usia mahasiswa yang dilaporkan tak pernah melakukan seks oral, memiliki 10 atau setidaknya lima pasangan french kiss, juga memiliki risiko yang secara signifikan lebih tinggi atas terjadinya infeksi HPV oral.

"Data kami menunjukkan bahwa infeksi HPV oral yang kecenderungannya bisa menjadi kanker dapat ditularkan melalui perilaku seperti french kiss," ujar Gillison, seperti dikutip Reuters Health.

Hal tersebut juga dikaitkan dengan gonorrheal pharyngitis, infeksi yang ditularkan secara seksual terhadap tonsil dan bagian belakang tenggorokan, dan dihubungkan dengan infeksi HPV oral yang bisa memicu terjadiya kanker mulut 10-20 tahun mendatang.

Wednesday, July 01, 2009

Yang Mungkin Terjadi Saat Malam Pertama

Banyak istri yang cemas atau mungkin takut menghadapi malam pertama. Merasa risih, malu atau tidak siap. Akibatnya, akan menimbulkan kekecewaan di salah satu pihak atau bahkan keduanya. Nah, apalagi yang mungkin terjadi pada malam pengantin dan sesudahnya?

1. NYERI SENGGAMA
Awalnya, senggama mungkin memang nyeri, tapi tidak di malam-malam berikutnya. Jika nyeri sampai berminggu-minggu, tentu ini tidak normal. Robekan selaput dara pun tidak senyeri yang dikatakan mitos-mitos yang beredar, kecuali kalau sampai pecah pembuluh darah, sehingga lebih banyak darah keluar.

Nyeri senggama yang luar biasa juga dialami jika ada gangguan di mulut vagina (vulva). Penyebabnya bisa karena infeksi (vulvitis), luka, kekejangan otot, atau reaksi kecemasan sendiri.

Jika kondisi vulva dan vagina sudah sehat, tapi senggama masih nyeri atau rasa tidak enak, mungkin belum tercipta penyesuaian emosi, jiwa, dan kondisi fisik antara suami istri. Jadi, komunikasi seksual tidak boleh tersumbat.

2. ANYANG-ANYANGAN
Dua-tiga hari setelah malam pengantin, mendadak nyeri berkemih, tidak enak badan, mual, nyeri kepala, dan jika hebat, air seni pink atau merah. Ini khas terjadi pada pengantin baru.
Tentu saja, perlu segera diberi obat antibiotika pembunuh kumannya, selain obat pereda nyeri berkemih. Biasanya dalam 3 hari anyang-anyangan sudah sembuh, namun bisa kambuh. Terlebih jika tidak langsung berkemih begitu selesai senggama.

3. MALAM PERTAMA TIDAK BERDARAH
Meskipun masih gadis, bisa saja ketika malam pertama tidak mengeluarkan darah. Hal itu karena selaput dara tak hanya satu macam, baik lubangnya maupun elastisitasnya.
Pada wanita yang selaput daranya lebih kaku, kemungkinan tidak langsung berdarah pada malam pertama, dan baru pada malam-malam berikutnya, atau bahkan baru koyak betulan setelah melahirkan anak. Kasus ini sering menjadi prahara di awal perkawinan. Suami umumnya serta-merta mendakwa istri sudah tidak gadis lagi.

Itulah maka, betapa penting pendidikan seks buat anak laki-laki maupun perempuan. Kalau saja setiap suami tahu bahwa selaput dara itu berjenis-jenis, tentu ia akan lebih arif menghadapi istri yang sesungguhnya masih perawan itu.

4. TIDAK SAMPAI ORGASME
Malam pertama belum tentu selalu berhasil. Pihak suami bisa saja puas kalau sudah sampai ejakulasi, namun belum tentu pihak istri. Wanita baru mencapai puncak atau orgasme jika permainan pendahuluan cukup lama, secara organ maupun jiwa sudah siap penuh, dan istri sudah merasa pasrah total. Seperti apa? Rasa nikmat sejahtera, sensasi luar biasa yang dirasakan badan maupun jiwa, tak tergambar dengan kata-kata, yang bisa berulang-ulang bagai gelombang laut menyisir pantai.

Friday, June 26, 2009

Saatnya Pria Tampil Segar dan Terawat

Dibanding dengan kulit wanita, kulit pria lebih tebal dan berminyak, karena itu kulit pria butuh perawatan ekstra. Sementara, sebagian besar pria memandang aktivitas merawat kulit, seperti membersihkan muka dan memakai pelembab sebagai kegiatan yang merepotkan dan membuang waktu.

Kalaupun ada yang mau "repot", paling hanya perawatan kulit sebatas mencuci muka dan bercukur yang dilakukan kaum pria. Padahal, pisau cukur dan penggunaan after shave justru membuat kulit rentan mengalami iritasi berulang.

Menurut dokter spesialis kulit Abraham Arimuko, kulit pria memiliki karateristik lebih tebal dari kulit wanita, lebih kasar dan lebih berminyak. "Kulit pria mengandung lebih banyak kelenjar minyak dan kelenjar keringat," kata dokter yang berpraktek di RS Pusat Angkatan Darat, Gatot Subroto, Jakarta, ini. Karena itu pria lebih rentan terhadap jerawat.

Pada dasarnya tak sulit mencegah jerawat yakni dengan rutin membersihkan wajah setiap hari dan melakukan facial untuk jerawat yang membandel. Namun sayangnya tidak semua pria punya pengetahuan yang sama tentang perawatan kulit.

Sedangkan untuk kulit wajah yang tampak mengkilap, Abraham menyarankan penggunaan sabun muka yang mengandung anti sebum, yakni bahan yang bisa menyerap minyak. Sedangkan untuk kulit yang kusam disarankan untuk menggunakan pelembab wajah ditambah dengan tabir surya (sunblock).

Penggunaan pelembab banyak dihindari pria karena khawatir kulitnya semakin berminyak. Padahal, kulit berminyak belum tentu bebas dari dehidrasi. "Kulit yang sehat adalah kulit yang kadar airnya cukup sehingga tahan terhadap serangan dari luar," papar Abraham.

Untuk menjaga kelembaban kulit, setelah membersihkan muka dengan air, akhiri dengan pelembab. "Ini akan mengikat air di kulit," ujar Abraham. Kulit yang kusam juga bisa diatasi dengan pengunaan serum vitamin C yang kaya antioksidan.

Agar rutinitas perawatan kulit lebih terasa menyenangkan, anggaplah hal itu sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, seperti halnya mandi menggunakan sabun. Bila Anda tak menyukai aroma parfum dari produk perawatan pada umumnya, pilih produk perawatan khusus untuk pria. Selain memiliki formulasi yang berbeda, produk perawatan khusus pria ini juga memiliki keharuman yang khas dan maskulin.