Wednesday, July 09, 2008

Mati Saat Lahir, Bayi Hidup Lagi

Seorang bayi seperti mendapat sebuah mukjizat karena bisa hidup lagi setelah dilahirkan dalam keadaan meninggal. Seperti dilaporkan BBC, Jumat (20/6), Sebuah rumah sakit India dikejutkan dengan kasus bangkitnya seorang bayi dari kematian. Bayi perempuan ini sempat dinyatakan meninggal oleh dokter yang menangani persalinannya, tetapi di luar dugaan bayi itu hidup kembali keesokan harinya.

Bayi perempuan yang lahir di kota Mumbai (Bombay) ini sebenarnya telah didiagnosa meninggal saat lahir, Senin malam lalu. Tapi secara mengejutkan, saat keluarganya akan mengantarkannya ke pemakaman, bayi itu seperti bangkit kembali dan mengeluarkan suara-suara seperti tersedak.

Kuat dugaan, bayi tersebut bisa hidup hidup kembali karena pengaruh obat-obatan yang diberikan kepada ibunya menjelang melahirkan. Pihak rumah sakit mengatakan, mereka masih terus menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian petugas medis yang menangani proses persalinan.

Kelumpuhan saat lahir
"Kami harus bertanggung jawab. Dokter yang bertugas masih terus diinterogasi dan penyelidikannya akan berlangsung sehari penuh," ungkap Dr Suleiman Merchant, juru bicara Sion Hospital di Mumbai, tempat bayi ini dilahirkan.

Dr Merchant menjelaskan, ibu bayi tersebut berusia 30 tahun dan hamil tujuh bulan. Sang ibu kejang-kejang dan mengalami tekanan darah tinggi selama akhir pekan lalu sehingga membutuhkan penangangan dengan pemberian obat-obat keras.

Ia menambahkan, para dokter yakin bahwa sang bayi, yang mengalami kelumpuhan saat dilahirkan, tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti detak jantung atau nadi. Bayi itu bahkan telah diberikan sertifikat kematian pada Selasa lalu dan dua jam kemudian setelahnya jenazah bayi diserahkan kepada orangtuannya.

Tetapi tak lama setelah itu ketika pengaruh obat-obatan mulai hilang , lanjut Dr Merchant, sang bayi menunjukkan usaha dan berupaya keras untuk bernapas. "Dalam keadaan seperti itu tampaknya para dokter tidak punya alasan untuk berasumsi bahwa bayinya sudah mati. Sebuah kenyataan yang harus dihadapi bahwa kelalaian ini harus dijawab," tegasnya.

Ketika keluarganya yang berduka berjalan menuju pemakaman, bayi tersebut dilaporkan mulai mengeluarkan suara terbatuk-batu dan secepatnya dibawa kembali ke rumah sakit. Saat ini bayi masih dalam kondisi kritis dan dirawat dalam ventilator.

Para ahli kesehatan mengatakan bahwa penjelasan yang paling masuk akal dari kejadian tersebut adalah obat-obatan yang diberikan pada ibu telah menekan dan menghambat detak jantung sang bayi. Namun, detak jantung mulai menguat kembali setelah efek obat berkurang.

Monday, July 07, 2008

Seks Sehat Meski Menopause

WANITA jaman sekarang, terutama yang sudah mendekati menopause tidak perlu lagi khawatir menghadapi masa-masa yang kerap dikatakan menegangkan. Informasi dan pengetahuan sudah tersedia di banyak tempat.

Para wanita pun dengan mudah bisa curhat atau bercerita mengenai kekhawatiran yang mereka alami yang terkait dengan kesehatan dan situasi psikososial yang dialami. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup termasuk relasi dan kehidupan seksual dengan pasangan, makin bagus meski menopause mendekati.

Dalam kehidupan seorang wanita, menopause sendiri merupakan pertanda berakhirnya proses menstruasi dan bentuk transisi dari masa produktif menuju non-produktif. Masalah yang kerap timbul dan mempengaruhi wanita antara lain gelisah, keringat di malam hari, susah tidur dan mood yang labil yang mempengaruhi tingkat energi dan mengurangi rasa kecukupan diri.

Masalah ini pada akhirnya akan memunculkan keluhan seksual diantaranya hilangnya gairah seksual, berkurangnya respon terhadap rangsangan seksual, rasa sakit saat berhubungan seks akibat mengeringnya vagina, berkurangnya aktivitas seks, dan disfungsi seksual yang timbul pada pasangan.

Sayang, tidak semua wanita bisa sampai pada situasi yang diharapkan. Kurangnya pendidikan seks dan informasi terhadap perubahan yang terjadi akibat menopause dan bagaimana cara mengatasinya kerap membuat para wanita tidak bisa berani bicara jujur guna mengeksplor apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

Padahal, kesehatan seksual yang meliputi keseimbangan seksual fisik, psikologi dan sosial ini merupakan aspek penting dalam kualitas hidup setiap wanita, sebelum ataupun sesudah menopause! Tidak ada wanita yang pantas untuk menderita karena disfungsi seksual dan setiap wanita harus selalu terbuka dalam mengekpresikan seksualitasnya!

Langkah paling penting dalam meningkatkan kepuasan seksual adalah dengan komunikasi. Wanita yang sedang mendekati atau sudah dalam masa menopause tentu telah lebih dewasa, telah melewati masa remaja yang canggung, kebingungan terhadap aktivitas seksual dan berbagai jenis masalah dalam sebuah hubungan. Karena itu, tidak perlu lagi merasa malu atas masalah dan kemampuan seksualnya. Penting untuk mendiskusikan berbagai bentuk kepenatan yang dialami termasuk keinginan yang masih besar untuk memuaskan pasangan dengan seorang dokter ahli.

Karena itu, ginekolog atau ahli kandungan tentu menjadi pilihan tepat untuk membantu menata gejala-gejala seperti vagina kering dan rasa sakit saat berhubungan seks. Untuk perubahan-perubahan ini, ada banyak cara untuk mengatasinya. Termasuk dengan obata-obatan herbal, perawatan tropis untuk meningkatkan kesehatan vagina dan mengembalikan kestabilan hormon. Menambah hormon estrogen dan androgen bisa juga dilakukan untuk mengembalikan hasrat seksual.

Selain itu, para wanita juga mesti menyadari bahwa dirinya harus berupaya menjaga tubuh agar tetap fit. Dalam fase hidup ini, sangat penting menjalani pola makan dengan diet sehat, rutin olahraga dan setahun sekali menemui dokter untuk check-up kesehatan.

Loyo di Rumah, Greng di Luar

Ada lo, suami yang loyo di hadapan istri tetapi bisa mengalami ereksi kala melihat perempuan lain. Apa sebab dan bagaimana mengatasinya?

Bisa dipastikan, penyebabnya adalah masalah psikis. Soalnya, bila ketakberdayaan itu disebabkan gangguan penyakit, maka di mana pun si pria berada pasti tak akan mampu mengalami ereksi.

Tentu relasi suami-istri akan berjalan tak sehat bila pada saat dibutuhkan, suami tak mampu memenuhi hasrat sang istri, padahal sebetulnya mampu secara fisik. Karena itulah harus dicari apa masalah psikologis yang melatarbelakanginya.

Juga, dibutuhkan kebesaran jiwa istri untuk membuat suami kembali perkasa di rumah. Tetapi tentu saja hal ini juga harus dibarengi dengan niatan suami untuk memperbaiki kembali kehidupan seksual mereka yang terganggu. Bukankah tujuannya agar kehidupan perkawinan dapat berjalan langgeng?

Bagaimanapun, masalah seksual menempati urutan yang penting dalam membina hubungan suami istri. Bila perlu, mintalah bantuan pihak ketiga yang netral semisal konselor perkawinan guna mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

RAGAM PENYEBAB

* Istri dominan

Istri merasa lebih tinggi posisinya dibandingkan suami dari segi pendidikan dan sosial ekonomi, sehingga secara tak langsung peran kepala keluarga dan kendali rumah tangga dipegang oleh istri. Situasi ini lambat laun membuat suami kehilangan peran sebagai kepala keluarga, yang tentunya berimbas pada harga diri yang terancam. Ketika penghargaan terhadap suami sudah hilang, kemungkinan suami akan mencoba mencari perempuan lain yang dapat memenuhi kebutuhan dirinya, yaitu kebutuhan untuk dihargai.

* Tuntutan istri terlalu tinggi

Istri mengharapkan suami agar bersikap sempurna atau sesuai seperti yang diinginkan istri. Akibatnya, istri cenderung menyalahkan apa pun yang diperbuat suami ketimbang menghargai sikap suami. Contoh, ketika suami tak mampu membelikan rumah seperti yang dipunyai kolega suami, istri lalu menyalahkan suami yang kurang pintar berkasak-kusuk meraih jabatan. Istri pun menyalahkan suami karena kehidupan secara materi kalah jauh bila dibandingkan dengan kolega-kolega suami.

* Beda pandang tentang hubungan seks

Ada perbedaan pandang tentang hubungan seksual antara suami istri yang biasanya dilatarbelakangi perbedaan kultur. Umpama, suami menginginkan istri mencoba beberapa gaya bercinta karena ia menganggap gaya bercinta istri terlalu monoton. Tetapi istri menolaknya karena ia datang dari keluarga yang memiliki pandangan bahwa tabu untuk melakukan hal yang "aneh-aneh" dalam berhubungan seks. Akhirnya, inilah yang memicu suami untuk mencari hal-hal yang berbeda di luar rumah.

* Penampilan istri lusuh

Suami menginginkan istrinya selalu tampil cantik dan wangi di rumah. Tetapi keinginan itu ditanggapi dengan dingin oleh istri karena di rumah memang nyaman kalau mengenakan daster saja. Tak heran bila kemudian suami mulai melirik perempuan lain yang berpenampilan lebih menarik.

* Istri sering menolak berhubungan

Suami sering ditolak ketika mengajak istri bercinta dengan alasan yang dicari-cari, semisal capek atau enggak mood. Penolakan yang terus-menerus merupakan langkah awal seorang suami untuk mulai mencari perempuan lain guna menyalurkan energi seksualnya.

* Istri melecehkan kemampuan seks suami

Istri sering berkata yang menyinggung harga diri kejantanan suami, yang umumnya muncul ketika suami istri selesai berhubungan intim, bila istri tak merasa puas, maka ia berkata hal-hal yang bersifat melecehkan ketakmampuan suami memuaskannya.

* Mid-life crisis atau krisis paruh baya pada pria

Di usia paruh baya ini pria sering meragukan kemampuan seksualnya. Nah, untuk membuktikan dirinya masih tangguh, pria senang mencoba hal-hal yang mengasyikkan di luar rumah, termasuk berselingkuh.

AGAR SUAMI KEMBALI PERKASA DI RUMAH

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh suami dan istri:

* Lakukan komunikasi secara terbuka dengan mengeksplorasi keinginan masing-masing ketika melakukan hubungan seksual. Suami istri dapat saling menginformasikan daerah mana saja yang bisa menjadi G spot. Melalui pengenalan pasangan secara mendalam, diharapkan baik istri maupun suami mendapatkan kepuasan seperti yang diharapkan.

* Harus bersedia melakukan introspeksi dan mendiskusikan apa yang kurang dan yang mesti ditingkatan dalam kehidupan seksual untuk kepuasan berdua.

* Mencari hal-hal yang berbeda dari biasanya untuk menghindari rasa jenuh, misalnya mencoba gaya-gaya bercinta baru yang disepakati kedua belah pihak, menciptakan suasana kamar tidur yang berbeda atau mencari tempat-tempat romantis di luar rumah.

* Sekali waktu, tak ada salahnya istri bersikap proaktif dengan mampu bersikap berani untuk mengajak suami berhubungan intim. Pada harga diri pria, dampaknya luar biasa lo, karena mereka jadi merasa dibutuhkan.

* Minta saran dari orang yang tepat semisal konselor perkawinan untuk membantu mencarikan jalan keluar yang dapat menyenangkan semua pihak. Tak dapat dipungkiri, bila suami melakukan penyelewengan, istri umumnya sulit memaafkan dan menerima kembali kehadiran suami. Perceraian memang bisa menjadi jalan keluar, tapi setidaknya kedua belah pihak telah membicarakan hal ini dengan kepala dingin. Bisa saja toh, yang terjadi malah sebaliknya. Bukan perceraian, tapi suami kembali perkasa di rumah. Tentu hal ini lebih positif, bukan?

PEREMPUAN JUGA BISA LOYO DI RUMAH

Mencoba rumput tetangga yang lebih hijau kerap identik dengan perselingkuhan, tak hanya dilakukan oleh pria. Perempuan pun bisa merasa loyo di rumah, tapi excited ketika melakukan kemesraan di luar rumah dengan pria lain. Seperti halnya bila terjadi pada pria, bila istri sedang "melenceng" ke luar, tentu suaminya yang punya tugas menarik cintanya kembali.

Pertama, tentu si pihak yang menyeleweng harus sadar bahwa kepentingan rumah tangga di atas segalanya. Selanjutnya suami istri harus berusaha membangkitkan kembali api cinta yang mulai padam dengan berbagai cara. Jangan begitu ada masalah, terus berpikir, ya sudah cerai saja karena pasangan sudah lebih asyik di luar. Tidak seperti itu. Justru keberhasilan dalam mempertahankan perkawinan akan menjadi reward buat suami-istri. Nah, perkawinan yang langgeng merupakan hasil usaha berdua menjadi tim yang solid ketika menghadapi badai perkawinan semisal salah satu mulai "berkibar" di luar tapi loyo di rumah.