Thursday, March 20, 2008

Olahraga 10 Menit Bantu Pengidap Obesitas

MANFAAT aktivitas fisik atau olahraga secara teratur bagi kesehatan memang tak terbantahkan lagi. Olahraga, bahkan walaupun hanya sepuluh menit, bila dilakukan rutin setiap sehari terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup.

Seperti yang dilaporkan para peneliti dalam Konferensi Jantung Amerika yang membahas soal Nutrisi, Aktivitas Fisik dan Metabolisme, penderita obesitas khususnya para wanita mengalami peningkatan kualitas hidup berkat akitivitas olahraga secara teratur 10 hingga 30 menit sehari.

Kesimpulan itu adalah hasil sebuah riset bertajuk Dose Response to postmenopausal Women (DREW) yang melibatkan sekitar 430 wanita pascamenopause berusia rata-rata 57 tahun yang mengalami kegemukan atau obesitas. Peneliti membagi partisipan secara acak ke dalam empat kelompok, tiga di antaranya menjalani berbagai kegiatan olahraga dan satu kelompok yang tidak melakukan olahraga.

Peneliti juga mengukur kualitas hidup para partisipan baik sebelum maupun sesudah program latihan selama enam bulan. Hasil pengukuran ini juga disesuaikan dengan usia, status pekerjaan, kebiasaan merokok, penggunaan obat antidepressan dan status pernikahan.

¨Sementara wanita yang berpartisipasi dalam kelompok olahraga paling aktif menunjukkan kualitas terbaik dalam tingkat kehidupannya, wanita yang kelompok kurang aktif pun menunjukkan adanya perbaikan,¨ ungkap Angela Thompson, peneliti dari Biomedical Research Center in Baton Rouge, La.

¨Pesan kesehatan untuk masyarakat ini penting, sebab mendukung gagasan bahwa kalaupun seseorang tak bisa berolahraga satu jam sehari, berolahraga selama 10 hingga 30 menit pun bermanfaat,¨ tambahnya.

Dari hasil riset terungkap, seluruh partisipan yang melakukan olahraga mengalami perbaikan fungsi sosial secara siginifikan dibandingkan mereka yang tidak melakukannya. Selain itu, wanita yang aktif berolahraga yakni antara 135 hingga 150 menit dalam minggu, juga menunjukkan perbaikan dalam kondisi kesehatan secara umum, vitalitas dan kesehatan mental.

Wanita yang aktif berolahraga pun menunjukkan perbaikan dalam hl fungsi fisik, keterbatasan peran dalam pekerjaan atau aktivitas lain akibat masalah fisik serta keterbatsan peran akibat problem emosional.

Batasi Garam Bikin Anak Langsing

Jika anak Anda kegemukan atau kelebihan berat badan, kini ada solusi mudah untuk mengatasinya. Menurut hasil sebuah penelitian, mengurangi kandungan garam dalam setiap makanan yang dikonsumsi anak-anak akan membuat badan mereka tetap langsing.

Para peneliti dari St. George's University of London baru-baru ini melaporkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi sedikit garam cenderung meminum sedikit soft drink atau minuman ringan yang dikenal kaya akan gula. Dengan begitu, secara tidak langsung mereka juga terhindar dari masalah tekanan darah tinggi dan obesitas.

Seperti yang dipubliksikan dalam journal Hypertension, peneliti mengatakan bahwa penurunan risiko ini juga dapat menekan kasus serangan jantung dan stroke di kemudian hari.

"Softdrink yang kaya pemanis adalah sumber asupan yang signifikan dari kalori pada anak-anak,¨ ungkap salah satu peneliti Dr. Feng He .

"Ini menunjukkan bahwa konsumsi minuman ringan yang memakai pemanis gula berhubungan dengan obesitas pada orang muda ," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

"jika anak-anak berusia 4 hingga 18 tahun mengurangi asupan garam hingga setengahnya, akan ada penurunan sekitar dua kaleng minuman ringan per minggu pada setiap anak, oleh karena itu setiap anak ini akan mengalami pengurangan asupan kalori hampir 250 kilokalori per minggu," ujarnya.

Dr Fang He dan rekannya menganalisis data dari survei nasional yang dilakukan pada 1997 yang melibatkan sekitar 2.000 anak berusia 4 hingga 18 tahun di wilayah Inggris Raya. Lebih dari 1.600 anak lelaki dan wanita tercatat selalu mengonsumsi garam. Semua jenis minuman dan makanan yang mereka konsumsi ditimbang dan juga ditulis dalam sebuah catatan harian.

"Kami menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi sedikit garam meneguk sedikit minuman. Dari riset kami, diperkirakan bahwa pengurangan 1 gram garam dari makanan sehari-hari dapat menurunkan asupan cairan hingga 100 gram per hari ," terang peneliti.

Anak-anak yang memakan sedikit garam juga meminum lebih sedikit soft drink. Feng He memprediksikan, pengurangan 1 gram garam dapat menurunkan konsumsi minuman ringan hingga 27 gram per hari. Perhitungunan ini keluar setelah mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, berat badan serta tingkat aktivitas fisik .

He mengatakan, para orang tua sebaiknya memeriksa terlebih dulu label atau merek makanan. Pilihkan poduk-produk yang rendah garam dan jangan menambahkan garam ketika memasak dan menikmati hidangan di meja makan.

"Pengurangan sedikit garam antara persen hingga 20 persen tidak akan terasa oleh reseptor perasa asin ," ujarnya.

Menurut American Heart Association,orang dewasa seharusnya mengurangi asupan sodium hingga mencapai 2.300 miligram atau 2,3 perhari. Ini sekitar satu sendok teh. Orang Amerika dan Inggris rata-rata mengonsumsi 75 persen sodium dari makanan olahan seperti saus tomat, sambal, sup, makanan kaleng atau jenis makanan lainnya.

Langsing Cepat, Aman dan Alami

SELAMA masa kehamilan dan melahirkan, kebanyakan perempuan mempunyai masalah pada tubuhnya. Banyak cara dilakukan agar mereka bisa mendapatkan kembali bentuk tubuh idealnya, mulai dari olahraga berat, diet ketat, sedot lemak, terapi akupuntur sampai konsumsi obat-obatan pelangsing tubuh. Namun apakah cara-cara tersebut aman bagi tubuh dan juga kandungan ASI bagi si bayi?

Marie France Bodyline, penyedia jasa pelangsing tubuh terkemuka di Asia, baru-baru ini memperkenalkan teknologi pelangsingan tubuh terbaru yaitu Laser Pulse System (LPS). LPS merupakan program inovatif dalam melawan selulit dan mengurangi tumpukan lemak yang membandel.

Terapi LPS mempunyai keuntungan antara lain, mengurangi berat badan, mengecilkan ukuran tubuh, mengurangi tampilan selulit, mengencangkan dan memadatkan kulit, membuat kulit bercahaya dan mampu memberikan perasaan yang nyaman bagi klien. LPS tidak hanya cocok bagi wanita usai melahirkan tetapi juga bagi wanita yang mempunyai masalah dengan berat badan, selulit dan mempunyai tingkat metabolisme yang rendah.

Saat ditemui di acara pembukaan Marie France Bodyline Centre, Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta, Alya Rohali (31), aktris, presenter dan juga klien Marie France Bodyline mengatakan, perawatan ini dirancang untuk mengurangi tampilan selulit dan menghancurkan lemak tubuh secara efektif pada bagian perut, lengan, paha, punggung dan bokong melalui tiga cara yaitu, deep laser stimulation, cooling system dan rhythmic massage.

Deep laser stimulation, merupakan teknologi utama dari LPS yaitu laser dengan tingkat diode rendah, yang dapat masuk ke dalam lapisan kulit sehingga dapat membakar lemak dan menstimulasi firoblast untuk memproduksi kolagen guna mengurangi tampilan selulit.

Setelah itu proses cooling system, dengan metode Cryotherapy. Langkah ini ditempuh dengan cara menurunkan suhu kulit menjadi 20 derajat Celcius. Gunanya untuk membantu mengurangi selulit dan meningkatkan hasil dari terapi laser.

Dan yang terakhir, rhythmic massage, merupakan cara merangsang tubuh sehingga keseimbangan alami dari energi pemulihan di dalam tubuh bangkit. Melalui langkah ini, sistem lymphatic terangsang untuk membersihkan racun-racun yang ada di dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi penyimpanan cairan yang tidak berguna dan lemak dalam tubuh.

Perawatan LPS disediakan dengan teknologi terbaru sehingga target perampingan dicapai dengan mudah dan cepat. Setiap perawatan LPS hanya memakan waktu 1 jam 30 menit. Biasanya setelah satu sesi perawatan sudah dapat terlihat jumlah inci yang hilang. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dibutuhkan 10 kali perawatan.

Alya Rohali sendiri sebelum melakukan perawatan ini, berat badannya mencapai 72 kilogram akibat melahirkan, lalu sempat turun pada angka 65 kilogram. Karena merasa tidak mencapai hasil yang diinginkan, Alya mengikuti perawatan LPS dan dalam waktu 2 bulan, berat badannya turun sebanyak 10 kilogram dan berkurang 26 inci pada beberapa bagian tubuh bermasalah.

Lalu apakah program pelangsingan tubuh ini aman bagi kesehatan tubuh dan kandungan ASI? Sebelum menggunakan program LPS, klien akan mendapat konsultasi pribadi terlebih dahulu dengan tim ahli Marie France Bodyline termasuk ahli nutrisi, dokter dan konsultan.

Terapi LPS sendiri bersifat aman dan alami sehingga tanpa efek samping. Klien tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan atau pil, diet ketat maupun olahraga berat. Selain itu, para ahli gizi Marie France Bodyline memberikan panduan pola makan yang baik dan seimbang, sehingga aman bagi tubuh klien dan juga kandungan susu bagi si bayi.

Untuk mencapai hasil yang diinginkan klien hendaknya mulai menanamkan pola makan dan gaya hidup sehat sehari-hari. Pastikan agar tetap mengkonsumsi makanan sehat dengan kalori dan nutrisi yang mencukupi energi dan nutrisi yang baik bagi si bayi.

“Kita harus menanamkan pola hidup sehat, jangan sampai setelah kita mendapatkan kembali tubuh ideal, kita bisa seenaknya makan sembarangan. Jika pola hidup sehat dapat kita tanamkan pada diri kita, tubuh kita sehat, perasaan menjadi tenang sehingga ASI menjadi lancar, asupan untuk si kecil pun sehat dan terjaga,” ujar Alya.