Thursday, December 27, 2007

Tips agar bisa hamil

Beberapa pasangan mudah hamil namun bagi yang lain membutuhkan usaha lebih. Berikut ini yang anda perlu tahu dan kapan untuk mencari bantuan.
Pengetahuan Dasar Hamil
Setiap bulan, hormon dari kelenjar pituitary merangsang ovarium untuk melepaskan telur atau berovulasi. Hal ini sering terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi meskipun waktu yang tepat dapat bervariasi pada wanita dari bulan ke bulan.
Sekali telur dilepaskan, sel telur tersebut berjalan dalam tuba falopi. Jika anda ingin hamil, sekarang saatnya. Sel telur tersebut sekitar 24 jam untuk bersatu dengan sperma.
Sel-sel sperma dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama 2-3 hari sehingga baik untuk melakukan hubungan seksual selama hari-hari berikut sampai ovulasi.
Jika sel telur dibuahi, sel telur berjalan sampai ke rahim 2 sampai 4 hari kemudian. Kemudian akan menempel dalam jalan rahim. Jika anda hamil, periode menstruasi anda akan berhenti saat tubuh anda mulai untuk mendukung embrio.

Namun, jika telur tidak dibuahi, sel-sel telur akan hancur dan anda akan mendapatkan periode menstruasi.

Kapan masa subur anda?
Mempelajari mengenai ovulasi dan menentukan kapan terjadinya ovulasi adalah hal yang sangat berbeda. Bagi kebanyakan wanita, bagaikan menembak target yang bergerak.

Pasang mata pada kalender
Gunakan organizer anda atau kalender biasa untuk menandakan mulainya periode mestruasi anda setiap bulan. Juga tulis jumlah hari setiap periode.
Jika anda memiliki siklus 28 hari maka ovulasi dimulai sekitar 14 hari setelah hari periode terakhir anda di mulai.

Namun, jika siklus anda tidak normal, jumlah hari dalam siklus paling pendek anda dikalikan 18. Ketika periode anda selanjutnya dimulai, hitung ke depan sebanyak hari tersebut. Ini merupakan kemungkinan yang masuk akal untuk masa subur anda.

Keuntungan menggunakan perhitungan kalender dapat dengan mudah dilakukan di atas kertas dan cara ini gratis. Tetapi, kerugiannya banyak faktor yang dapat mempengaruhi waktu ovulasi yang tepat termasuk sakit, stres, dan olahraga. Perhitungan hari sering tidak akurat terutama bagi wanita yang memiliki siklus yang tidak normal.

Perhatikan perubahan pada lendir leher rahim.
Sesaat sebelum ovulasi, anda akan melihat adanya peningkatan cairan sekresi vagina yang tidak berwarna dan licin jika anda memeriksanya. Cairan sekresi ini menyerupai putih telur mentah. Setelah ovulasi, cairan akan menjadi keruh dan lengket atau menghilang seluruhnya.

Keuntungan cara ini adalah perubahan sekresi wanita sering merupakan tanda yang akurat akan kesuburan yang akan datang. Hanya dibutuhkan pengamatan sederhana, terutama di dalam vagina. Kerugiannya menilai tekstur atau rupa sekresi vagina dapat bersifat subjektif.

Amati suhu tubuh dasar (basal body temperatur) anda
Ini adalah suhu tubuh saat anda beristirahat. Ovulasi dapat menyebabkan kenaikan suhu bertahap atau bahkan lonjakan tiba-tiba, biasanya berkisar 0,5 dan 1,6 derajat Fahrenheit (tidak sampai 1 derajat celsius).

Anda akan sangat subur selama 2 sampai 3 hari sebelum suhu tubuh naik. Anda dapat mengasumsikan bahwa ovulasi telah terjadi ketika suhu tubuh naik sedikit yang bertahan selama 3 hari atau lebih.

Gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh basal anda. Ukurlah suhu tubuh anda setiap pagi sebelum beranjak dari tempat tidur. Catat suhu tubuh anda dan buatlah polanya.

Keuntungannya cara ini mudah karena hanya menggunakan termometerdan sering bermanfaat untuk menentukan kapan anda ovulasi dan menilainya jika waktunya konsisten dari bulan ke bulan berikutnya.

Cobalah strip deteksi ovulasi
Strip untuk mendeteksi ovulasi yang dijual bebas dapat digunakan untuk memeriksa urin anda akan keberadaan hormon sebelum ovulasi. Untuk hasil yang akurat ikuti petunjuk pada label.

Strip deteksi ovulasi dapat mendeteksi waktu ovulasi. Bahakn dapat juga menyediakan tanda sebelum ovulasi terjadi. Strip deteksi ovulasi membutuhkan ketepatan waktu dan hubungan seksual yang tepat.

Maksimalkan kesuburan anda
Lakukanlah tips berikut untuk memaksimalkan kesuburan anda:
• Lakukan hubungan seksual secara rutin.
• Lakukan hubungan seksual sekali sehari saat mendekati waktu ovulasi.
• Pilihlah gaya hidup sehat
• Rencanakan masa sebelum menggunakan kontrasepsi (preconception)
• Minum vitamin.
Tapi jangan lakukan hal berikut:
• Merokok.
• Minum alkohol.
• Minum obat tanpa persetujuan dokter anda.

Kapan mencari pertolongan?
Dengan melakukan hubungan seksual sering dan tanpa proteksi, sebagian besar pasangan yang sehat dapat hamil dalam 6 bulan. Sekitar 90% pasangan yang sehat dapat hamil dalam 1 tahun. Lainnya membutuhkan pertolongan medis.

Jika anda berusia awal 30 atau lebih muda dan pasangan anda dalam keadaan sehat cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda perlu berkonsultasi lebih cepat jika berusia 35 tahun atau lebih, periode anda lebih dari 35 hari atau anda atau pasangan anda diketahui atau dicurigai mengalami masalah kesuburan.

Ketidaksuburan dialami oleh pria dan wanita tapi pengobatannya tersedia. Berdasarkan masalah yang diderita, ginekolog anda, dokter keluarga anda dapat membantu. Dalam beberapa kasus, spesialis kesuburan dapat memberikan harapan terbaik.

Tips Hamil yang Aman dan Sehat

Hindari Empat yang Terlalu:
1. Terlalu muda untuk hamil (usia di bawah 20 tahun)
2. Terlalu tua untuk hamil (usia di atas 35 tahun)
3. Terlalu sering hamil (anak lebih dari 3 berisiko lebih tinggi)
4. Terlalu dekat jarak kehamilannya (jarak kehamilan berikutnya kurang dari 2 tahun)


Hindari Tiga yang Terlambat:
1. Terlambat membuat keputusan untuk mencari penanganan pelayanan medis kedaruratan
2. Terlambat tiba di sarana kesehatan bagi ibu hamil
3. Terlambat memperoleh pertolongan kedaruratan medis di fasilitas kesehatan

Hindari Tujuh yang harus Diwaspadai:
1. Umur di bawah usia 20 tahun, rahim dan panggul ibu belum berkembang dengan baik, waspadai kemungkinan kesulitan persalinan den keracunan hamil.
2. Umur di atas 35 tahun, waspadai kemungkinan terjadinya persalinan lama, pendarahan dan risiko cacat bawaan
3. Waspada jika pernah mengalami kesulitan dalam kehamilan dan persalinan
4. Jumlah anak lebih dari empat, waspadai kemungkinan persalinan lama karena makin banyak anak rahim ibu makin lemah
5. Jarak persalinan terakhir dengan awal kehamilan baru minimal 2 tahun. Jarak terlalu dekat, waspadai terjadinya persalinan lama atau pendarahan dikarenakan kesehatan ibu belum pulih
6. Tinggi badan 145 cm ke bawah, waspadai kesulitan melahirkan karena panggul sempit
7. Lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm menyebabkan ibu hamil menderita kekurangan energi kronis/kekurangan gizi, perkembangan otak janin terlambat, waspadai kemungkinan ibu melahirkan bayi dengan berat badan rendah

Korelasi antara buah korma dan ibu hamil

Seminar kesehatan ibu dan anak yang diadakan BSMI bulan Februari kemarin, masih menyisakan pertanyaan di benak penulis tentang hadist Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yaitu :
“Para wanita yang hamil sebaiknya memakan kurma selama bulan-bulan terakhir kehamilannya, sehingga anak mereka dapat memiliki akhlak yang baik dan sifat yang sabar”
Hadist diatas kurang bisa penulis tangkap secara logika, dan itu yang membuat penulis ingin membuktikan menurut analisa penulis sendiri, sebenarnya apa yang terkandung didalam buah korma tersebut sehingga Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sangat menganjurkan ibu hamil untuk memakan buah tersebut. Dan alhamdulillah saat penulis mencoba untuk mencari data tentang khasiat buah korma, seorang sahabat mengirim artikel tentang manfaat jus kurma. Yaitu menyembuhkan penderita demam berdarah karena kandungan dalam buah tersebut bisa menormalkan trombosit sang penderita. Disana tertulis kandungan didalam 100 gram kurma tersebut adalah , mineral (calsicum 52mg, iron 1,2 mg, magnisium 50 mg, phosphorus 60 mg, patassium 667 mg. sodium 13 mg, choride 271 mg, sulphur 14,7 mg, manganese 4,9 mg, copper 2,4 mg, zinc 1,2 mg, cobalt 1,9 mg).

Vitamin : vitamin A 90 IU, Tharmin B1 93 mg, Ripovlavine B2 144 mg, Biotin 4.4 microgram, Folio Acid 5.4 microgram, Niacin 2.0 mg, Ascorbic Acid 6.1 mg, Glucose gms. Energi 323 cal, demikian yang tertulis dalam dus korma.

Terus apa hubungannya kurma dengan ibu hamil ?
Dengan melihat data dari kandungan korma diatas bisa disimpulkan buah korma banyak mengandung zat besi, inilah yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Dari data yang penulis dapatkan saat seminar kemarin adalah sejumlah 59% wanita hamil dan 47% wanita di dunia menderita anemia, dikatakan paling banyak penyebab anemia tersebut adalah kekurangan zat besi. Meskipun demikian, kajian terakhir menunjukkan bahwa masalah anemia pada ibu hamil juga berkaitan dengan defisiensi seng dan Vit A. penyebab anemia adalah asupan besi yang rendah serta rendahnya ketersediaan biologis besi, karena asupan dari sumber makanan yang mengandung besi non-heme serta asupan/ konsumsi inhibitor absorpsi besi, misalnya minum teh setelah makan, asupan fitat dsb. Penyebab anemia lain adalah infeksi parasit, malaria, HIV dan gangguan / penyakit kronis penyerta, defisiensi zat gizi mikro, penyakit, misalnya thalasemia dll.
Dampak anemia jika terjadi pada ibu hamil adalah kematian sang ibu,dan jika terjadi pada anak ( sang bayi ) adalah BBLR ( Berat Badan Lahir Rendah ), bayi akan lahir dengan berat dibawah standar bayi normal, serta bisa sampai pada kematian neonatal ( kelahiran baru ). Kalau pun sang bayi itu hidup, bayi tersebut tidak tumbuh secara normal, akan terjadi gangguan kepandaian, gangguan ketahanan terhadap infeksi. Maka jangan heran jika anak usia 20 tahun sudah terserang stroke, gampang terkena penyakit, itu disebabkan saat sang bayi masih dalam kandungan kekurangan Gizi terutama zat besi.

Inilah hikmah lain yang bisa penulis tangkap dari maksud hadist Rasulullah diatas, meskipun selain itu banyak hikmah lain seperti yang beliau SAW kemukakan dalam hadist tersebut. Insya Allah semoga apa yang penulis kemukakan diatas bisa menambah tsaqofah kita untuk terus menggali ilmu Allah. Wallahu a’lam

“Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya). di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya., Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”( QS : Ar-Rahmaan 55 : 10-13 )